Pengacara Sebut Bahar bin Smith Ditetapkan Tersangka Penganiayaan

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bahar bin Ali bin Smith (kanan) keluar dari kendaraannya untuk menjalani pemeriksaan perdana di Direktorat Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Bandung, Selasa, 18 Desember 2018. Ia diminta memberi kesaksian terkait dugaan penganiayaan terhadap remaja bernama MHU (17) dan JA (18) di Ponpes Tajul Alwiyyin, Bogor.  ANTARA/Raisan Al Farisi

    Bahar bin Ali bin Smith (kanan) keluar dari kendaraannya untuk menjalani pemeriksaan perdana di Direktorat Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Bandung, Selasa, 18 Desember 2018. Ia diminta memberi kesaksian terkait dugaan penganiayaan terhadap remaja bernama MHU (17) dan JA (18) di Ponpes Tajul Alwiyyin, Bogor. ANTARA/Raisan Al Farisi

    TEMPO.CO, Bandung - Mubalig Bahar bin Smith resmi ditetapkan tersangka oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap dua orang yang salah satunya anak di bawah umur.

    "Udah tersangka (Bahar) dari awal dipanggil, dan ini pemanggilan baru pertama kali," ujar kuasa hukum Bahar bin Smith, Azis Yanuar, kepada wartawan di Mapolda Jawa Barat, Bandung, Selasa malam, 18 Desember 2018.

    Baca: Dugaan Penganiayaan, Bahar bin Smith Diperiksa Polda Jabar

    Bahar bin Smith diperiksa sekitar 8 jam oleh tim penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat. Menurut Azis dai kelahiran Manado 35 tahun silam itu dicecar sebanyak 34 pertanyaan oleh tim penyidik.

    Azis berujar pemeriksaan kliennya masih akan dilanjutkan esok hari. Saat ini Bahar ditahan sementara selama 1x24 jam di Mapolda Jawa Barat. "Pemeriksaan dilanjutkan habib Bahar masih diproses selama 1x24 jam. Sebagaimana ketentuan Kepolisian menggunakan haknya untuk tetap meminta Habib Bahar untuk tinggal di Dirkrimum Polda Jabar untuk pendalaman jadi besok baru diputuskan," katanya.

    Simak: Habib Bahar bin Smith Dicegah ke Luar Negeri

    Bahar bin Smith sebelumnya dilaporkan ke Polres Bogor dengan nomor laporan LP/B/1125/XI/I/2018/JBR/Res Bogor pada 5 Desember 2018. Dalam laporan itu, Bahar bersama beberapa orang lainnya diduga melakukan tindakan kekerasan di muka umum terhadap dua orang yang salah satunya merupakan anak di bawah umur.

    Tindakan Bahar itu bertentangan dengan Pasal 170 Kitab Undang-undang Hukum Pidana dan atau 351 KUHP dan atau Pasal 80 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2p02 tentang Perlindungan Anak.

    Lihat: Buya Syafii Soal Bahar bin Smith: Dakwah Menghina Tak Beradab

    "Materinya terkait yang dituduhkan terkait Pasal 170, juncto Pasal 351, juncto Pasal 333, juncto Pasal 55 KUHP dan juncto Pasal 80 Undang-undang nomor 35 tahun 2014," ucapnya.

    Di sela pemeriksaan Bahar, di depan Mapolda Jawa Barat, ratusan masa beratribut Front Pembela Islam (FPI) tampak menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk dukungan untuk  Bahar bin Smith . Puluhan personel kepolisian berjaga di depan Mapolda Jawa Barat.

    Tonton video dikhawatirkan melarikan diri, Bahar bin Smith ditahan disini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.