Hidayat Nur Wahid Minta Kaum Muda Tak Hadirkan Konflik di Pemilu 2019

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid usai acara Sosialisasi Empat Pilar MPR dengan dihadiri 1000 lebih peserta mahasiswa dan pelajar se-Lampung, di Gedung Serba Guna Universitas Lampung (Unila), Bandar Lampung, Senin, 17 Desember 2018.

    Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid usai acara Sosialisasi Empat Pilar MPR dengan dihadiri 1000 lebih peserta mahasiswa dan pelajar se-Lampung, di Gedung Serba Guna Universitas Lampung (Unila), Bandar Lampung, Senin, 17 Desember 2018.

    INFO NASIONAL - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid mengatakan peran serta kaum muda terpelajar pada era perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia sudah teruji dan terlihat hasilnya, bahkan dirasakan segenap rakyat Indonesia hingga kini. Semestinya, kaum muda terpelajar era sekarang harus memiliki peran serta kiprah lebih besar dari para pendahulunya. Selain berperan dan berkiprah menjaga kemerdekaan yang telah diraih, harus mampu mengisi kemerdekaan itu menuju Indonesia yang maju dan sejahtera.

    "Saat ini, Indonesia akan menghadapi pemilu 2019, pileg, dan pilpres serentak. Nah, mulailah dari situ. Kaum muda terpelajar mesti berperan aktif menjaga, mengedukasi, serta melakukan sosialisasi bahwa pemilu tidak menghadirkan konflik, tapi menghadirkan legislatif juga pemimpin nasional yang lebih baik," katanya setelah acara Sosialisasi Empat Pilar MPR yang dihadiri 1.000 lebih peserta mahasiswa dan pelajar se-Lampung di gedung serbaguna Universitas Lampung, Bandar Lampung, Senin, 17 Desember 2018.

    Peran kaum muda Indonesia dalam menghadirkan Indonesia yang lebih baik juga secara nyata memilih parpol, wakil rakyat, dan pemimpin nasional, yang dinilai berkualitas serta dirasakan mampu membawa bangsa Indonesia menuju kemajuan dan kesejahteraan bersama. Melihat begitu pentingnya peran kaum muda Indonesia untuk masa depan bangsa dan negara, Hidayat mengingatkan mereka agar jangan memubazirkan potensi kaum muda Indonesia pada era modernisasi dan teknologi saat ini.

    Kaum muda sekarang memang sangat berpotensi untuk lebih maju karena didukung situasi zaman yang maju. Mulai pendidikan, gadget, teknologi informasi, hingga dunia digital. “Jadi gunakan itu semua untuk meningkatkan kualitas diri, yang kemudian menjadi manusia unggul.  Jangan memubazirkan potensi yang diberikan Allah SWT. Sebab, mubazir itu perilaku setan. Untuk itu, maksimalkan potensi muda kalian," tuturnya.  (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.