Empat Warga Tertimbun Longsor di Pacitan Ditemukan Meninggal

Petugas menggunakan alat berat untuk menyingkirkan material longsor di jalur lintas selatan (JLS) Pacitan, Pacitan, Jawa Timur, 30 November 2017. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Pacitan-Empat warga yang tertimbun material longsor di salah satu rumah wilayah Dusun Jambu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur ditemukan tewas, Sabtu, 8 Desember 2018. Tiga dari empat jenazah, yakni Sogirah, 46 tahun, Bogiyem, 72 tahun, dan Katminem, 58 tahun disemayamkan di masjid dekat lokasi. Korban dikebumiman di tempat pemakaman umum desa setempat.

Sedangkan satu korban lainnya, yakni Misgiman, 62 tahun, dibawa ke rumah duka di Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung. Keempat korban diketahui masih berhubungan keluarga. Sogirah yang merupakan istri Misgiman merupakan anak dari Bogiyem. Sebelum kejadian, Sogirah bersama suaminya berkunjung ke rumah orang tuanya bersama Katminem, saudaranya.

Baca: Banjir dan Longsor Terjang Pacitan, Satu Keluarga Tertimbun

“Tiga korban perempuan ditemukan berkumpul di kamar," kata Panji Sukarno, salah satu anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan saat dihubungi Tempo.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Badan SAR Trenggalek, dan TNI Angkatan Darat melakukan evakuasi dengan cara manual. Proses pencarian dimulai dari depan rumah. Setelah petugas mengeruk material longsor dengan jarak sekitar 2-3 meter dari pintu depan, keberadaan korban diketahui. Adapun ketebalan tanah dari tebing di belakang rumah yang amblas sekitar 6 meter.

Sekitar pukul 0815, tiga korban perempuan ditemukan. Menurut Panji, posisi dua jenazah di antaranya diketahui sedang bergendongan. “Satu korban diketahui sudah lumpuh. Mungkin digendong saat hendak menyelamatkan diri," ujar dia.

Simak: Banjir Pacitan Disertai Longsor, 5 Orang Hilang

Sementara, satu korban lain, Misgiman, ditemukan di ruang tamu rumah. Jenazahnya diketahui setelah petugas gabungan melakukan evakuasi dengan menggunakan satu unit alat berat. Sebab, kata Panji, posisinya berada pada jarak sekitar 5 meter dari pintu rumah. “Jenazah keempat ditemukan sekitar pukul 10.15," kata Panji.

Bencana tanah longsor dan banjir yang terjadi di Pacitan merupakan dampak dari hujan deras yang terjadi sejak Jumat sore hingga Sabtu dini hari. Sejumlah permukiman di wilayah Kecamatan Kebonagung dan Pacitan sempat terencam banjir.

Lihat: Longsor di Pemandian di Sumatera Utara, Tujuh Mahasiswa Tewas

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan Dianita Agustinawati, mengatakan wilayah lain yang terdampak bencana wilayah Kecamatan Kebonagung di antaranya Desa Kebonagung, Klesem, dan Purwoasri.

Sedangkan di wilayah Kecamatan Pacitan, banjir sempat menggenangi sebagian rumah warga di Desa Banjarejo, Kayen, Sukoharjo, dan Sirnoboyo. Sejumlah warga telah dievakuasi ke tempat lebih aman dengan menggunakan perahu karet. “Prioritas penanganan adalah warga yang rentan yaitu balita dan manula (manusia lanjut usia)," ujar Dianita.






4 Pendaki Tewas dan Beberapa Hilang Terkena Longsor di Himalaya

4 jam lalu

4 Pendaki Tewas dan Beberapa Hilang Terkena Longsor di Himalaya

Sedikitnya empat tewas dan beberapa lainnya masih hilang di Himalaya, yang masuk wilayah India, setelah sekelompok 41 pendaki terkena longsoran salju


BPBD Kabupaten Bogor Tetapkan Status Siaga Bencana Hingga Akhir Tahun

3 hari lalu

BPBD Kabupaten Bogor Tetapkan Status Siaga Bencana Hingga Akhir Tahun

Hingga Agustus 2022, BPBD Kabupaten Bogor mencatat 524 bencana di wilayahnya.


Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

4 hari lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


BPBD Bogor Bacakan Hasil Investigasi Penyebab Pergeseran Tanah di Bojongkoneng

6 hari lalu

BPBD Bogor Bacakan Hasil Investigasi Penyebab Pergeseran Tanah di Bojongkoneng

BPBD Kabupaten Bogor menjelaskan penyebab pergeseran tanah di Desa Bojongkoneng karena rayapan tanah


Ayah Dimas Ahmad Meninggal, Raffi Ahmad Kuatkan Hati Sang Kembaran

7 hari lalu

Ayah Dimas Ahmad Meninggal, Raffi Ahmad Kuatkan Hati Sang Kembaran

Raffi Ahmad yang juga kehilangan sang ayah saat merintis karier di dunia hiburan, menguatkan Dimas Ahmad dan memberinya semangat.


Jokowi Lepas Bantuan US$ 1 Juta Lebih untuk Banjir Pakistan

8 hari lalu

Jokowi Lepas Bantuan US$ 1 Juta Lebih untuk Banjir Pakistan

Jokowi memastikan bantuan yang akan diberikan tidak berhenti sampai di sini, sesuai dengan permintaan dari pemerintah Pakistan.


UGM Beri Penghormatan Terakhir Guru Besar Kedokteran yang Tewas Terseret Ombak

9 hari lalu

UGM Beri Penghormatan Terakhir Guru Besar Kedokteran yang Tewas Terseret Ombak

Rektor UGM Ova Emilia memimpin upacara penghormatan terakhir untuk Samekto. Mengenang sebagai pribadi yang ramah, disiplin, dan sabar.


Dua Alat Berat Diturunkan untuk Bersihkan Sisa Material Banjir di Garut

10 hari lalu

Dua Alat Berat Diturunkan untuk Bersihkan Sisa Material Banjir di Garut

Pemprov Jawa Barat menurunkan dua alat berat untuk mempercepat proses membersihkan material sisa banjir di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut


Rudy Ramawy Sosok yang Perkenalkan YouTube Indonesia dan Street View

11 hari lalu

Rudy Ramawy Sosok yang Perkenalkan YouTube Indonesia dan Street View

Dunia bisnis dikejutkan dengan munculnya informasi meninggalnya Wakil Direktur Utama PT Multipolar Tbk. (MLPL) Rudy Ramawy pada Kamis malam, 22 September 2022.


Wakil Direktur Utama Multipolar Rudy Ramawy Meninggal

11 hari lalu

Wakil Direktur Utama Multipolar Rudy Ramawy Meninggal

Vice President Of Business Development at PT Multipolar Tbk Stefan Ko menyatakan Rudy meninggal pada Kamis malam, 22 September 2022.