Selasa, 11 Desember 2018

TNI-Polri Temukan 16 Korban Tewas Insiden Pembunuhan di Papua

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keluarga korban mendatangi Kodim 1702 Jayawijaya untuk mengetahui kondisi keluarganya yang diduga menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Wamena, Papua, Selasa, 4 Desember 2018. Personel gabungan TNI-Polri telah menemukan 15 orang korban tewas penembakan kelompok bersenjata di Nduga, Papua. ANTARA/ Marius Frisson Yewun

    Keluarga korban mendatangi Kodim 1702 Jayawijaya untuk mengetahui kondisi keluarganya yang diduga menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Wamena, Papua, Selasa, 4 Desember 2018. Personel gabungan TNI-Polri telah menemukan 15 orang korban tewas penembakan kelompok bersenjata di Nduga, Papua. ANTARA/ Marius Frisson Yewun

    TEMPO.CO, Jakarta - Komandan Resor Militer 172/PVY Kolonel Infanteri Binsar Sianipar mengatakan personel gabungan telah menemukan 16 jenazah korban tewas dalam penembakan pekerja proyek jembatan di Nduga, Papua. Dia mengatakan jenazah korban itu langsung dievakuasi hari ini.

    "Sekarang sedang proses evakuasi dari titik-titik yang ditemukan menuju ke Mbua," ujar Binsar dalam video keterangan pers yang diterima Tempo, Kamis, 6 Desember 2018.

    Baca: Akui Serang Pekerja di Papua, OPM: Kami ...

    Penembakan pekerja oleh kelompok bersenjata di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Nduga, Papua, terjadi pada Senin, 3 Desember 2018. Kelompok yang bertanggung jawab atas pembunuhan ini adalah Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) pimpinan Egianus Kogoya, sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM).

    Binsar mengatakan TNI juga menemukan tiga personel yang selamat. Ketiga orang itu personel TNI yang menjadi pekerja proyek PT Istaka Karya di Nduga. "Kami harapkan nanti akan semakin banyak yang ditemukan sambil proses evakuasi," kata Binsar.

    Baca: Pembunuhan di Papua, Jokowi: Kejar dan ...

    Menurut Binsar, evakuasi akan dilakukan langsung dari Mbua ke Timika, Papua. “Tidak ke Wamena." Personel gabungan menurunkan dua pasukan sorti yang terdiri dari dua puluh orang untuk mengangkut seluruh korban baik yang meninggal dan yang masih hidup.


    SYAFIUL HADI | ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.