Di Reuni 212, Prabowo: Saya Capres Maka Tak Boleh Bicara Politik

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden no urut 2, Prabowo Subianto (tengah) berbincang dengan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Amien Rais (kanan) saat bersilaturahmi dengan warga Muhammadiyah Yogyakarta di Sleman, DI Yogyakarta, Rabu, 28 November 2018. Dalam acara ini, Prabowo mengajak warga Muhammadiyah berpartisipasi dalam pemilu 2019. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

    Calon presiden no urut 2, Prabowo Subianto (tengah) berbincang dengan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Amien Rais (kanan) saat bersilaturahmi dengan warga Muhammadiyah Yogyakarta di Sleman, DI Yogyakarta, Rabu, 28 November 2018. Dalam acara ini, Prabowo mengajak warga Muhammadiyah berpartisipasi dalam pemilu 2019. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan alasannya datang dalam Reuni 212 untuk menghormati undangan bukan untuk kampanye.

    Baca: Pengamat: Reuni Akbar 212 Bisa Rugikan Prabowo - Sandiaga

    "Saya sekarang mendapat tugas dari partai sebagai calon presiden, maka saya tidak diperbolehkan untuk bicara politik, tidak diperbolehkan kampanye, maka saya akan patuh, saya tidak akan bicara politik, kampanye," kata Prabowo dalam Reuni 212 di Monas Jakarta Pusat, Ahad 2 Desember 2018.

    Prabowo dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih telah diundang dalam Reuni 212. Dia mengaku bangga diundang dalam acara tersebut.

    Prabowo memuji Reuni 212 yang berjalan dengan tertib dan damai meski kegiatan tersebut dihadiri oleh jutaan masyarakat. "Saya tadi jalan dari Kebayoran melihat warga berjalan tertib, saya bangga jadi anak bangsa Indonesia," katanya.

    Menurut Prabowo hadirnya perwakilan agama lain dan jutaan umat Islam dalam reuni 212 membuktikan jika umat Islam merupakan pemersatu bangsa.

    Baca juga: Zulkifli Hasan dan Peserta Reuni Akbar 212 Doakan Rizieq Shihab

    Selain itu, kata Prabowo, jutaan umat Muslim yang hadir dalam Reuni 212 menunjukkan semangat persaudaraan." Ini merupakan bentuk dari semangat persaudaraan," kata Prabowo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.