JK Minta Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Lombok

Reporter

Editor

Amirullah

Wakil Presiden Jusuf Kalla melantik calon praja menjadi praja muda IPDN angkatan XXIX tahun 2018 di kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Jumat, 2 November 2018. Foto: Biro Pers Sekretariat Wakil Presiden

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK meminta percepatan proses rehabilitasi dan rekonstruksi dampak gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan sekitarnya. Pemerintah sudah menyetujui sistem dan mengucurkan dana untuk mewujudkannya.

Baca: JK Ingin Rehabilitasi dan Rekonstruksi Lombok Selesai Maret 2019

“Pemerintah daerah beserta segenap pihak yang terlibat harus membuat time schedule dan menetapkan target kapan semua harus selesai," kata JK saat memimpin Rapat Koordinasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Alam di NTB, di Kantor Gubernur NTB, Ahad, 4 November 2018.

JK berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi sudah bisa selesai Maret 2019. Saat itu masyarakat diharapkan sudah bisa menempati rumahnya masing-masing.

Salah satu faktor percepatan proses tersebut ialah kesehatan dan keselamatan masyarakat. JK mengatakan ada batasan seseorang bisa hidup dan beraktivitas di tempat pengungsian. Jika masyarakat hidup di pengungsian lebih dari enam bulan, JK mengatakan akan mulai timbul masalah kesehatan dan sosial.

Selain itu, JK juga meminta agar kebutuhan produksi aplikator rumah tahan gempa dihitung kembali agar jumlah produksi dapat disesuaikan. "Pelibatan mahasiswa teknik juga harus dimaksimalkan untuk membantu mempercepat pembangunan hunian. Begitu pula pengusaha di daerah, karena selain membantu masyarakat ini juga peluang bisnis yang baik," katanya.

Baca: Pembangunan Hunian Tetap di Lombok Ditargetkan Selesai Maret 2019

Salah satu pemeran penting dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi adalah masyarakat. JK menuturkan, masyarakat harus aktif ikut membangun kembali rumahnya, karena konsep yang diinginkan sejak awal oleh pemerintah adalah swakelola. “Masyarakat jangan hanya melihat, tapi ikut mengerjakan,” ujarnya.

Sebelum memimpin rapat koordinasi, JK sempat meninjau proses pembangunan rumah warga di Pengempel Indah Bertais. Dia berdialog dengan masyarakat dan menanyakan kemajuan dan hambatan yang dialami dalam proses pembangunan. Dia juga meninjau Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6 Mataram yang kini telah dapat digunakan kembali pasca perbaikan.






Ferry Mursyidan Baldan Wafat, JK: Baktinya Banyak untuk Bangsa dan Negara

5 hari lalu

Ferry Mursyidan Baldan Wafat, JK: Baktinya Banyak untuk Bangsa dan Negara

Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan pekan lalu sempat menghadiri acara KAHMI di Palu bersama Jusuf Kalla.


Ferry Mursyidan Baldan Wafat, Jokowi: Dunia Perpolitikan Kehilangan Tokoh yang Baik

5 hari lalu

Ferry Mursyidan Baldan Wafat, Jokowi: Dunia Perpolitikan Kehilangan Tokoh yang Baik

Jokowi mengenang Ferry Mursyidan Baldan sebagai sosok yang sangat baik dan bisa berkomunikasi dengan siapa pun.


SBY Duduk Semeja dengan Megawati di G20 Bali, Demokrat: Bicara Ringan

22 hari lalu

SBY Duduk Semeja dengan Megawati di G20 Bali, Demokrat: Bicara Ringan

Syarief menampik jika SBY dan Megawati membahas masalah politik. Menurut dia, kedua bekas Presiden RI ini membicarakan hal yang ringan.


Acara Makan Malam KTT G20 Bikin Megawati dan SBY Duduk Satu Meja

22 hari lalu

Acara Makan Malam KTT G20 Bikin Megawati dan SBY Duduk Satu Meja

Megawati dan SBY turut hadir di acara jamuan makan malam KTT G20 di Bali bersama mantan presiden dan wakil presiden RI lainnya


Deretan Wakil Presiden Indonesia Era Reformasi

23 hari lalu

Deretan Wakil Presiden Indonesia Era Reformasi

Dalam sistem tata negara Indonesia, peran wakil presiden tidak dapat dikesampingkan.


Agar Inovasi Bisa Dikomersialkan, JK Usul Mahasiswa Teknik Dapat Mata Kuliah Bisnis Satu Semester

25 hari lalu

Agar Inovasi Bisa Dikomersialkan, JK Usul Mahasiswa Teknik Dapat Mata Kuliah Bisnis Satu Semester

JK meminta perguruan tinggi memperkuat kolaborasi antara penelitian dan bisnis yang lebih bermanfaat bagi kehidupan manusia.


Pesantren Darunnajah Kini Punya Universitas, Jusuf Kalla Apresiasi Ada Fakultas Bisnis

31 hari lalu

Pesantren Darunnajah Kini Punya Universitas, Jusuf Kalla Apresiasi Ada Fakultas Bisnis

Universitas Darunnajah mempunyai tiga fakultas, yakni FAI, Fakultas Bisnis dan Fakultas Sains dan Teknologi.


Tentang Pekerja Kasar Cina di Proyek Smelter Nikel, Begini Kata Jubir JK

34 hari lalu

Tentang Pekerja Kasar Cina di Proyek Smelter Nikel, Begini Kata Jubir JK

Pernyataan Luhut sebelumnya ditujukan untuk menjawab tudingan Jusuf Kalla atau JK yang menyebut pekerja smelter nikel adalah pekerja dari Cina.


Dua Tahun Terhenti, UGM Gelar Lagi Anugerah HB IX Award pada Desember 2022

37 hari lalu

Dua Tahun Terhenti, UGM Gelar Lagi Anugerah HB IX Award pada Desember 2022

UGM memastikan kembali menggelar Anugerah Hamengku Buwono (HB) IX Award saat dies natalis ke-73.


Luhut Bantah Klaim JK soal Pekerja Smelter Nikel dari Cina

39 hari lalu

Luhut Bantah Klaim JK soal Pekerja Smelter Nikel dari Cina

Menurut Luhut, saat awak smelter berdiri memang banyak pekerja Cina yang dipekerjakan.