DPR Lantik Pengganti Setya Novanto dan Agus Gumiwang

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terpidana mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto, tersenyum setelah menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018. Setya Novanto kembali diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Johannes Budisutrisno Kotjo terkait dengan kasus suap kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1. TEMPO/Imam Sukamto

    Terpidana mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto, tersenyum setelah menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018. Setya Novanto kembali diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Johannes Budisutrisno Kotjo terkait dengan kasus suap kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melantik pengganti Setya Novanto melalui pergantian antarwaktu (PAW). Pengumuman PAW diumumkan dalam rapat paripurna DPR hari ini, Rabu, 31 Oktober 2018. "Saudara Imanuel Ekadianus Blegur, menggantikan saudara Doktorandus Setya Novanto dari Fraksi Partai Golongan Karya, daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur dua," kata Wakil Ketua DPR Agus Hermanto yang memimpin rapat di ruang sidang paripurna DPR, Senayan, Jakarta.

    Setya Novanto sebelumnya menjabat Ketua DPR. Dia diberhentikan karena dinyatakan korupsi e- KTP. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi memvonis Setya bersalah mengatur proyek senilai Rp 5,84 triliun itu. Setya kini diterungku di Lembaga Permasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

    Baca: Curhat Setya Novanto Soal Tunggakan Utang ...

    Selain pengganti Setya, Dewan juga mengumumkan PAW mantan Sekretaris Fraksi Partai Golkar, Agus Gumiwang Kartasasmita yang diangkat menjadi Menteri Sosial menggantikan Idrus Marham yang menjadi tersangka korupsi proyek PLTU Riau-1. Pengganti Agus ialah Agus Makmur Santoso dari daerah pemilihan Jawa Barat II.

    "Saudara Haji Agus Makmur Santoso, menggantikan Saudara Agus Gumiwang Kartasasmita dari Fraksi Partai Golongan Karya daerah pemilihan Jawa Barat dua," kata Agus.

    Baca: Setya Novanto Jual Rumah untuk Bayar Uang ...

    Berikutnya, DPR melantik Hasanuddin menggantikan Etyadi Asda Aru dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan daerah pemilihan Sumatera Barat I dan Abdul Azis menggantikan Ahmad Denyadi Natakusuma dari Fraksi PPP dapil DKI Jakarta III.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.