Kisah Korban Gempa Palu Kecewa Gagal Ikut Tes CPNS

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fai, 26 tahun, pasien rumah sakit darurat di Palu, Sulawesi Tengah, saat ditemui lada Jumat, 12 Oktober 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Fai, 26 tahun, pasien rumah sakit darurat di Palu, Sulawesi Tengah, saat ditemui lada Jumat, 12 Oktober 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Palu - Harapan Fai, 26 tahun, warga Perumahan Inpres Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, untuk mengikuti tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) pupus akibat gempa Palu. Kaki kirinya cedera berat karena tertimpa reruntuhan bangunan saat bencana melanda Palu, 28 September 2018.

    Baca: MER-C Menyayangkan Komando Penanganan Gempa Palu Dipegang Wiranto

    Rumah Fai ambruk kala gempa terjadi. Kaki kirinya patah sedangkan kaki kanannya sobek. Saat itu, ia terpelanting dari lantai dua. Fai pun harus merangkak dan berjalan dengan kedua tangannya untuk menyelamatkan diri dari reruntuhan. Kini, kakinya harus ditopang platinum untuk pemulihan.

    Menyoal tes CPNS, Fai yakin tak bisa mengikuti dengan kondisi demikian. “Saya tahu, saya akan gagal lagi tahun ini,” katanya kepada Tempo saat ditemui di rumah sakit darurat Kota Palu pada Jumat, 12 Juli 2018. Fai mengatakan ia berada dalam kondisi tak memungkinkan untuk mengikuti tes CPNS karena kakinya kadung cedera dan membutuhkan waktu lama untuk pemulihan. Bibirnya tampak bergetar saat bercerita. Kalimatnya juga terbata-bata.

    Padahal, Fai mengisahkan, ia sudah menyiapkan tes ini setahun penuh. Ia berfokus mengikuti bimbingan, juga terlibat dalam grup-grup media sosial pelatihan CPNS. Impiannya adalah menjadi aparatur negara di Kementerian Sosial.

    Baca: Badan Geologi Petakan Wilayah Aman untuk Bangun Hunian di Sulteng

    Tahun lalu, Fai telah mencoba peruntungan mengikuti tes serupa, namun gagal. Ia pun memilih tidak bekerja di lembaga formal lebih dulu supaya bisa memiliki waktu penuh untuk belajar dan ikut bimbingan. Selama setahun pula, Fai memilih jualan dengan platform online.

    Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Tadulako itu optimistis akan lebih prima pada tes tahun ini. Musababnya, ucap dia, persiapan sudah matang. Meski kecewa, Fai memilih tak urung diri. “Ya kalau enggak bisa mendaftar CPNS tahun ini, wirausaha lagi. Rezeki akan datang dari mana saja,” ucapnya.

    Adapun jadwal tes CPNS di Palu menurut jadwal akan digelar pada akhir Oktober. Belum lama ini, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan menunda seleksi CPNS 2018 di Palu, Sigi, Parigi, Donggala, dan Moutong. BKN mempertimpangkan kondisi pesikologis peserta tes yang belum stabil pasca-bencana. Kendati diundur, proses CPNS di wilayah-wilayah itu akan tetap dikelarkan tahun ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.