Kebakaran di Gunung Merbabu Dipadamkan dengan Parit Penyekat

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendaki di Gunung Merbabu, Jawa Tengah. instagram.com

    Pendaki di Gunung Merbabu, Jawa Tengah. instagram.com

     

    TEMPO.CO, Boyolali - Kebakaran hutan di lereng Gunung Merbabu wilayah Kabupaten Boyolali yang terjadi pada Jumat siang, 12 Oktober 2018, berhasil dipadamkan pada sore harinya.  

    "Tapi sampai sekarang kami masih melakukan monitoring barangkali belum betul-betul padam," kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) Edi Sutiyarto pada Jumat malam.

    Baca juga: Inilah Daerah Langganan Kebakaran Hutan dan Lahan Menurut BNPB

    Informasi yang dihimpun Tempo di Boyolali, kebakaran hutan di lereng Gunung Merbabu itu terjadi sejak sekitar pukul 11.00 di kawasan atas Desa Ngagrong, Kecamatan Ampel.

    Kepulan asapnya sempat terlihat dari wilayah kota Boyolali yang berjarak sekitar 17 kilometer di sisi timur gunung berketinggian sekitar 3.145 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu.

    Menurut dugaan sementara, Edi mengatakan, kebakaran tersebut bermula dari adanya warga yang membakar semak belukar di dekat kawasan hutan. Karena embusan angin kencang dan kondisi yang cukup kering selama musim kemarau, api dengan mudah merembet ke kawasan hutan. 

    Baca juga:  IPB Bela Bambang Hero yang Digugat Perusahaan Pembakar Hutan

    Setelah memastikan lokasi titik api, siang itu, puluhan petugas gabungan dari BTNGMb, Polri, TNI, dan para relawan langsung melakukan upaya pemadaman kebakaran. Yakni dengan membuat parit-parit penyekat api yang sudah membakar kawasan hutan seluas sekitar dua hektare. Meski sempat terkendala oleh kencangnya embusan angin, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00. 

    Kebakaran kawasan hutan pada siang itu tidak menimbulkan kepanikan karena Gunung Merbabu saat ini sedang ditutup sementara untuk aktivitas pendakian selama 8 - 31 Oktober 2018.

    "Jalur pendakian perlu dilakukan perbaikan dan pemeliharaan demi menjaga keselamatan pengunjung dan pendaki," kata Edi pada 27 September lalu.

    Perlu diketahui, Gunung Merbabu secara administratif berada di wilayah Kabupaten Boyolali, Magelang, dan Semarang. Gunung Merbabu yang berdekatan dengan Gunung Merapi itu memiliki lima pintu resmi jalur pendakian.

    Simak juga: KLHK Menang Gugatan Kasus Kebakaran Hutan Rp 1,3 Triliun

    Lima jalur resmi itu adalah Jalur Selo di Desa Tarubatang, Kecamatan Selo, Boyolali; Jalur Cunthel di Desa Kopeng dan Jalur Thekelan di Desa Batur, Kecamatan Getasan, Semarang; Jalur Suwanting di Desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan dan Jalur Wekas di Desa Kenalan, Kecamatan Pakis, Magelang.  

    Kebakaran hutan di lereng Gunung Merbabu yang terjadi kemarin berada di kawasan atas Desa Ngagrong, Kecamatan Ampel.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.