5 Warga Negara Asing Korban Gempa Palu Belum Ditemukan

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan tersapu gelombang tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu, 29 September 2018. Selain menghanyutkan kendaraan, tsunami menghancurkan bangunan di kawasan tepi pantai yang terkena dampak gelombang tinggi. TEMPO/Muhammad Hidayat.

    Kendaraan tersapu gelombang tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu, 29 September 2018. Selain menghanyutkan kendaraan, tsunami menghancurkan bangunan di kawasan tepi pantai yang terkena dampak gelombang tinggi. TEMPO/Muhammad Hidayat.

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan sebanyak 71 warga negara asing berada di kawasan Sulawesi Tengah saat gempa 7,4 skala richter mengguncang kawasan itu pada Jumat, 28 September 2018. Sebanyak lima orang di antaranya belum ditemukan pasca-terjadi gempa Palu.

    Baca: Jalur Komunikasi Putus, Jokowi Tinjau Langsung Korban Gempa Palu

    "Saat terjadi gempa, ternyata ada 71 WNA yang berada di Kota Palu, ada lima yang belum diketahui kondisinya," Kata Kepala Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di kantornya, Jakarta, Ahad, 30 September 2018.

    Sutopo mengatakan salah satu dari lima WNA itu merupakan warga Korea Selatan. Diduga warga Korea Selatan itu berada di Hotel Roa-Roa, Palu, yang runtuh akibat gempa. Tiga warga asing lainnya berasal dari Perancis, dan satu lagi dari Malaysia. Kelimanya belum diketahui kondisinya.

    Sutopo menuturkan sejumlah warga asing sudah diketahui kondisinya. Sebelumnya, dua warga asing asal Singapura dan Belgia sudah berhasil dievakuasi ke Jakarta. Sementara, seorang warga Jerman berada di John Dive Resort kondisinya aman. Sebanyak 10 warga negara Vietnam di Posko Bandara Mutiara Palu, 32 warga negara Thailand berada di Palu, dan 21 warga negara Cina dalam kondisi aman di Palu.

    Baca: Korban Meninggal Gempa Donggala - Tsunami Palu: 832 Orang

    Sutopo mengatakan BNPB saat ini tengah berupaya mengevakuasi para warga negara asing ke luar kota Palu menggunakan pesawat Hercules, kemudian membawanya ke Jakarta. Dia mengatakan Kementerian Luar Negeri tengah melakukan kordinasi untuk mengembalikan mereka ke negara asalnya.

    Sebelumnya, gempa berkekuatan 7,4 SR mengguncang Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat, 28 September 2018. Gempa juga menyebabkan gelombang tsunami yang terjadi di Pantai Palu dengan ketinggian 0,5 sampai 1,5 meter, Pantai Donggala kurang dari 50 sentimeter, dan Pantai Mamuju dengan ketinggian 6 sentimeter.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.