Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Demokrat Pecat Vicky Lumentut yang Menyeberang ke NasDem

image-gnews
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan, Ahad, 9 September 2018. Partai Demokrat merayakan ulang tahun yang ke-17, bertepatan dengan ulang tahun ke-69 Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. TEMPO/Budiarti Utami Putri.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan, Ahad, 9 September 2018. Partai Demokrat merayakan ulang tahun yang ke-17, bertepatan dengan ulang tahun ke-69 Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. TEMPO/Budiarti Utami Putri.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Partai (DPP) Demokrat memberhentikan dengan tidak hormat kadernya, GS Vicky Lumentut. Vicky adalah Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Utara, yang juga menjabat Wali Kota Manado. Vicky menjabat wali kota selama dua periode, yakni 2010-2015 dan dilantik kembali pada 2016.

Baca juga: Empat Politikus Demokrat yang Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan pemberhentian itu terkait dengan kepindahan Vicky ke Partai NasDem. Demokrat menduga keputusan pindah partai itu terkait dengan kasus hukum yang tengah menjerat Vicky.

"Patut diduga bahwa pindahnya yang bersangkutan ke NasDem terkait dengan permasalahan hukum yang sedang dihadapinya," kata Hinca melalui keterangan tertulis pada Jumat, 28 September 2018.

Hinca membeberkan kronologi kepindahan Vicky ke Partai NasDem. Menurut Hinca, Vicky masih menghadiri perayaan hari ulang tahun ke-17 Partai Demokrat, yang digelar di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, pada 17 September lalu. Vicky juga mengikuti konsolidasi DPP dan Ketua DPD Partai Demokrat se-Indonesia.

Sepuluh hari kemudian, kata Hinca, DPP Demokrat mengetahui Vicky berada di kantor Partai NasDem dan hampir dipastikan bergabung ke partai yang dipimpin Surya Paloh itu.

Dua hari lalu, Hinca melanjutkan, Partai Demokrat mendengar kabar adanya masalah hukum yang terkait dengan Vicky. Hinca mengaku mendapat kabar bahwa Vicky sudah dua kali dipanggil Kejaksaan Agung atas perkara dugaan tindak pidana korupsi bantuan penanganan banjir di Manado tahun 2014.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pemanggilan pertama dan kedua, menurut Hinca, berturut-turut dilakukan pada 24 Agustus dan 24 September. Hinca berujar Vicky diagendakan kembali diperiksa sebagai saksi pada 2 Oktober mendatang. Hinca menuturkan partai telah berusaha mengklarifikasi informasi ini ke Vicky, tapi nihil hasil.

Baca juga:  Politikus Demokrat: Deddy Mizwar Masih Komitmen Menangkan Partai

"Kami telah berusaha berkomunikasi dengan Vicky untuk mendapatkan penjelasan dan klarifikasi, tetapi sama sekali tidak berhasil," ujar anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat ini.

Berdasarkan kronologi tersebut, kata Hinca, Demokrat menduga Vicky tengah mencari lokomotif perlindungan politik atas kasus yang tengah dia hadapi. Sebab, Jaksa Agung HM Prasetyo merupakan politikus Partai NasDem.

Setelah memberhentikan Vicky secara tidak hormat, DPP Demokrat mengambil alih kepemimpinan DPD partai di Sulawesi Utara.

Tempo belum memperoleh tanggapan atas pernyataan Hinca tersebut dari Partai NasDem.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Relawan Prabowo Mania 08 Dukung Dedi Mulyadi Maju di Pilkada Jabar

16 jam lalu

Dedi Mulyadi saat menerima kunjungan Kelompok relawan Prabowo Mania 08. (ANTARA/Dok Dedi Mulyadi)
Relawan Prabowo Mania 08 Dukung Dedi Mulyadi Maju di Pilkada Jabar

Noel menyebut Dedi Mulyadi sebagai sosok yang merakyat dan paham betul mengenai kebutuhan rakyat Jabar.


PKB Resmi Usung Ahmad Ali dan Abdul Karim Al-Jufri di Pilgub Sulteng 2024

16 jam lalu

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali (ketiga dari kanan) hadir di acara Rakernas ke-4 PAN di DPP PAN, Jakarta, Sabtu, 29 Juni 2024. Rakernas 4 juga dihadiri oleh jajaran pengurus PAN. Diantaranya, Ketua MPP PAN Hatta Rajasa, Ketua Dewan Pakar PAN, Dradjad Wibowo, Sekjen Eddy Soeparno, Waketum Viva Yoga Mauladi, Yandri Susanto, Saleh Daulay, Eko Patrio. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
PKB Resmi Usung Ahmad Ali dan Abdul Karim Al-Jufri di Pilgub Sulteng 2024

PKB resmi menetapkan Ahmad Ali dan Abdul Karim Al-Jufri sebagai calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung dalam Pilgub Sulteng.


Alasan PKS akan Pertimbangkan Potensi Ilham Habibie untuk Pilgub Jabar

18 jam lalu

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu (kiri) dan Bakal Calon Gubernur Jawa Barat yang diusung oleh Partai NasDem Ilham Akbar Habibie (kanan) berjabat tangan saat melakukan pertemua di Kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024. DPP Partai NasDem menyodorkan Ilham Akbar Habibie, ke DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk diperkenalkan sebagai bakal calon gubernur yang diusung untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat 2024. Dalam pertemuan tersebut Partai NasDem ingin mengulang kerja sama antara Nasdem dan PKS di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. TEMPO/M Taufan Rengganis
Alasan PKS akan Pertimbangkan Potensi Ilham Habibie untuk Pilgub Jabar

Presiden PKS mengatakan masih ada waktu bagi Ilham Habibie untuk mengerek elektabilitasnya menjelang Pilgub Jabar.


Nasdem Siap Jika Anies Baswedan Lawan Ahok di Pilgub Jakarta

19 jam lalu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tertawa bersama dengan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) usai hadiri acara pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat
Nasdem Siap Jika Anies Baswedan Lawan Ahok di Pilgub Jakarta

Nasdem belum meresmikan dukungan kepada Anies Baswedan di Pilgub Jakarta.


NasDem Bawa Ilham Habibie ke PKS, Bahas Peluang Koalisi Pilgub Jabar

1 hari lalu

Partai NasDem memperkenalkan bakal calon gubernur Jawa Barat Ilham Habibie ke DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kamis, 18 Juli 2024. Tempo/CiciliaOcha
NasDem Bawa Ilham Habibie ke PKS, Bahas Peluang Koalisi Pilgub Jabar

Ilham Habibie menjadi figur yang direkomendasikan NasDem untuk maju di Pilgub Jawa Barat.


Keputusan Gibran Mundur dari Wali Kota Solo Menuai Respons dari Internal KIM

1 hari lalu

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (kiri) menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai Wali Kota kepada Ketua DPRD Kota Solo Budi Prasetyo (kanan) saat Rapat Paripurna di Gedung DPRD Solo, Jawa Tengah, Rabu, 17 Juli 2024. Dalam rapat tersebut DPRD Kota Solo memutuskan dan mengusulkan pengunduran diri Gibran Rakabuming Raka sebagai Wali Kota Solo serta mengusulkan Wakil Wali Kota Teguh Prakosa untuk menggantikan Gibran sebagai Wali Kota. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
Keputusan Gibran Mundur dari Wali Kota Solo Menuai Respons dari Internal KIM

Partai politik anggota KIM merespons keputusan Gibran untuk mundur dari jabatannya sebagai Wali Kota Solo. Apa kata mereka?


Anggota Majelis Tinggi Demokrat Bilang Partainya Condong ke Dedi Mulyadi untuk Pilgub Jabar

2 hari lalu

Bima Arya dan Dedi Mulyadi. ANTARA/Dok Dedi Mulyadi
Anggota Majelis Tinggi Demokrat Bilang Partainya Condong ke Dedi Mulyadi untuk Pilgub Jabar

Dia mengatakan bahwa Dedi Mulyadi berada pada peringkat kedua dalam survei elektabilitas, di bawah nama mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.


Politikus Demokrat Timo Pangerang Diduga Rangkap Jabatan, Ada Indikasi Benturan Kepentingan di LPS

2 hari lalu

Andi Timo Pangerang. Foto: Facebook
Politikus Demokrat Timo Pangerang Diduga Rangkap Jabatan, Ada Indikasi Benturan Kepentingan di LPS

Politikus Partai Demokrat A.P.A Timo Pangerang diduga rangkap jabatan sebagai kader partai dan anggota Badan Supervisi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)


Golkar dan PAN Dukung Ahmad Luthfi di Pilkada Jateng, Demokrat: Masih Tunggu Masukan Daerah

2 hari lalu

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat (Bakomstra) Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra. Foto: Partai Demokrat
Golkar dan PAN Dukung Ahmad Luthfi di Pilkada Jateng, Demokrat: Masih Tunggu Masukan Daerah

Demokrat maupun Koalisi Indonesia Maju belum memutuskan apakah akan mengusung duet Ahmad Luthfi dan Taj Yasin di Pilgub Jateng 2024.


Demokrat Ogah Dukung Cagub Jakarta yang Maju karena Incar Modal Pilpres 2029

2 hari lalu

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan sambutan saat menyerahkan surat rekomendasi enam provinsi Calon Gubernur Sulawesi Utara pada Pilkada 2024 di Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Rabu, 10 Juli 2024. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan surat rekomendasi untuk enam provinsi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan diusung oleh Partai Demokrat pada Pilkada 2024.   TEMPO/M Taufan Rengganis
Demokrat Ogah Dukung Cagub Jakarta yang Maju karena Incar Modal Pilpres 2029

Kepala Badan Komunikasi Strategis Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra membeberkan sejumlah kriteria partainya untuk calon gubernur di Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Jakarta.