PKB Menyayangkan Ketua MPR Bicara Ganti Presiden di Kampus

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (Dari kiri) Charles Honoris, Budiman Sudjatmiko, Diah Pitaloka, Adian Napitupulu dan Maman Imanulhaq memberikan pernyataan di Jakarta, 5 September 2015. Mereka menyampaikan kekecewaan mereka atas kemunculan Setya Novanto dan Fadli Zon dalam kampanye Donald Trump. TEMPO/Destrianita Kusumastuti

    (Dari kiri) Charles Honoris, Budiman Sudjatmiko, Diah Pitaloka, Adian Napitupulu dan Maman Imanulhaq memberikan pernyataan di Jakarta, 5 September 2015. Mereka menyampaikan kekecewaan mereka atas kemunculan Setya Novanto dan Fadli Zon dalam kampanye Donald Trump. TEMPO/Destrianita Kusumastuti

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Dewan Syura Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Maman Imanul Haq, mengkritik Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat atau MPR Zulkifli Hasan yang membawa-bawa ungkapan ganti presiden saat menyampaikan sambutan dalam acara orientasi mahasiswa baru di Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Jakarta Selatan, Rabu, 29 Agustus 2018.

    "Membawa-bawa ganti presiden ke kampus itu merupakan aksi yang tidak cerdas," ujar Maman saat ditemui di Hotel Sofyan Cut Meutia, Jakarta, pada Rabu.

    Baca: Ketua MPR: Melarang #2019GantiPresiden Tidak Sesuai Demokrasi

    Menurut Maman, tokoh publik yang juga menyandang jabatan struktural di pemerintahan seperti Zulkifli tidak sepatutnya berbicara demikian. "Itu bukan edukasi politik," ujar anggota tim sukses pemenangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin itu.

    Sebagai Ketua MPR, ujar Maman, seharusnya Zulkifli memberi pemahaman kepada mahasiswa tentang sistem kenegaraan dan memilih pemimpin sesuai dengan konstitusi. "Bukan teriak-teriak ganti presiden," katanya.

    Simak: Zulkifli Hasan Enteng Jawab Hujan Kritik Pidatonya di Sidang MPR

    Maman berharap pengawas pemilu mulai memantau dan bersifat obyektif untuk melihat mana kegiatan yang termasuk kampanye dan mana yang tidak. "Semua kan sudah ada aturannya," tuturnya.

    Melalui partai yang dipimpin, Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di pemilihan presiden 2019. Zulkifli membantah pernyataannya di UMJ sebagai bentuk kampanye, melainkan hanya doa agar pasangan yang dia usung terpilih di Pemilu 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?