Zulkifli Hasan Enteng Jawab Hujan Kritik Pidatonya di Sidang MPR

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan

TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menanggapi enteng sejumlah kritik terkait pidatonya dalam sidang tahunan MPR yang 'menyerang' pemerintah.

"Ini demokrasi, boleh-boleh saja," kata Zulkifli Hasan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 17 Agustus 2018.

Zulkifli meyakini tidak ada yang salah dengan yang ia sampaikan kemarin. Buktinya, kata dia, tidak ada pihak yang membantah mengenai data utang pemerintah yang ia beberkan. "Kan angka-angkanya tidak ada yang bantah," ucapnya.

Baca : Kata Rommy PPP, Pidato Zulkifli Hasan di MPR Bercita Rasa Oposan

Dalam pidatonya di sidang tahunan MPR kemarin, setidaknya Zulkifli menyampaikan tiga kritikan bagi pemerintah, yakni soal kesenjangan, stabilitas dan defisit transaksi berjalan, dan utang pemerintah.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional ini mengatakan penurunan angka ketimpangan sosial dari 0,41 menjadi 0,39 bukan karena masyarakat miski pendapatannya bertambah tapi akibat pendapatan orang kaya yang menurun.

Sedangkan terkait defisit transaksi berjalan, Zulkifli meminta agar pemberdayaan ekonomi kecil dan mikro terus dikembangkan.

Adapun kritiknya yang menjadi sorotan yakni soal utang pemerintah. Ia berujar pemerintah tak bisa menyatakan utang dalam kondisi aman dengan rasio utang mencapai 30 persen.

Menurut dia, beban pembayaran utang pemerintah berkisar Rp 400 triliun pada 2018 atau setara dengan tujuh kali dana yang diberikan kepada desa-desa di seluruh Indonesia.

Simak juga : HUT RI Ke 73, Ini 3 Kesalahan Pengelola Kalibata City Copot Bendera Warga

Pidato Zulkifli ini mendapat kritikan karena dianggap menyerang pemerintah setelah PAN memutuskan tidak mendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi di pemilihan presiden 2019. Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Diaz Hendropriyono menuturkan seharusnya Zulkifli tidak menyampaikan pidato seperti itu.

Diaz beralasan pada dasarnya PAN pernah menjadi bagian dari pemerintah. Sebabnya ia meminta Zulkifli Hasan bisa lebih bijak. "Seharusnya jangan gitu, apalagi beliau tadinya bersama-sama kita. Jadi lebih bijak lah," ucapnya di Istana Merdeka.






Bulog Dampingi Mendag Sidak Stok Beras di Pasar Induk Cipinang

1 hari lalu

Bulog Dampingi Mendag Sidak Stok Beras di Pasar Induk Cipinang

Kunjungan ini untuk memastikan ketersediaan beras tetap aman melalui program Operasi Pasar.


Mendag Usul Subsidi Rp 100 Triliun untuk Beli Hasil Panen Petani, Ekonom: Harus untuk Jangka Panjang

2 hari lalu

Mendag Usul Subsidi Rp 100 Triliun untuk Beli Hasil Panen Petani, Ekonom: Harus untuk Jangka Panjang

Faisal berujar, kebijakan subsidi seharusnya bukan semata dibuat oleh Kemendag, melainkan lintas kementerian.


Bamsoet Dukung Kendaraan Listrik KTT G20 Diserahkan ke Pemprov Bali

4 hari lalu

Bamsoet Dukung Kendaraan Listrik KTT G20 Diserahkan ke Pemprov Bali

Sehingga bisa menjadi stimulus Bali dalam mempercepat migrasi kendaraan konvensional berbahan bakar minyak ke kendaraan masa depan bermotor listrik.


Lepas Ekspor 1,2 Juta Produk Aluminium, Mendag: Kami Sudah Buatkan Jalan Tolnya

5 hari lalu

Lepas Ekspor 1,2 Juta Produk Aluminium, Mendag: Kami Sudah Buatkan Jalan Tolnya

Mendag Zulkifli Hasan melepas ekspor produk aluminium produksi PT Maspion Group sebanyak 22 kontainer ke enam negara.


Bamsoet: IMI Beri Konsultasi dan Bantuan Hukum Bagi Pemilik KTA IMI

5 hari lalu

Bamsoet: IMI Beri Konsultasi dan Bantuan Hukum Bagi Pemilik KTA IMI

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo bersama Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI) Tjoetjoe Hernanto menandatangani nota kesepahaman antara IMI dengan KAI.


Bamsoet Dorong Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

5 hari lalu

Bamsoet Dorong Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengungkapkan indeks inklusi keuangan Indonesia.


Bamsoet: GBN Bangun Nasionalisme melalui Budaya

5 hari lalu

Bamsoet: GBN Bangun Nasionalisme melalui Budaya

Seni dan budaya menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan.


Bamsoet: PPHN untuk Hadapi Tantangan Perubahan Zaman

6 hari lalu

Bamsoet: PPHN untuk Hadapi Tantangan Perubahan Zaman

Pokok-pokok Halauan Negara (PPHN) mendorong pemerintah dan semua elemen bangsa bersepakat memprioritaskan respons negara-bangsa terhadap semua tantangan riel itu.


MPR Bedah Buku Karya Fadel Muhamad

6 hari lalu

MPR Bedah Buku Karya Fadel Muhamad

Agar keberlangsungan menyiapkan SDM generasi muda Gorontalo berjalan berkelanjutan, Fadel juga mengupayakan lahirnya perguruan tinggi.


MPR Dorong Pemerintah Percepat Ganti Rugi Lumpur Lapindo

6 hari lalu

MPR Dorong Pemerintah Percepat Ganti Rugi Lumpur Lapindo

Para pengusaha merupakan orang yang telah banyak memberi kontribusi yang penting bagi bangsa, negara, dan masyarakat.