Relawan Teman Ahok Berubah Jadi Sejuta Teman Dukung Jokowi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Relawan

    Relawan "Teman Ahok" melakukan rekapitulasi penghitungan 1 juta KTP secara manual, di markas Teman Ahok, Graha Pejaten, Jakarta, 29 JUni 2016. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kelompok relawan pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yakni "Teman Ahok" bertransformasi menjadi Sejuta Teman guna mendukung pasangan Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019.

    Baca juga: KPK Usut Rp 30 Miliar dari Pengembang ke Teman Ahok

    "Relawan Teman Ahok menyatakan mendukung pasangan Joko Widodo - Maruf Amin, pada Pemilihan Presiden 2019, dan untuk menggalang dukungan yang lebih luas, Teman Ahok telah bertransformasi menjadi gerakan Sejuta Teman," ujar Koordinator Sejuta Teman yang juga salah satu pendiri Teman Ahok, Mohammad Fathony dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018.

    Fathony mengatakan, sikap tersebut diambil setelah melalui berbagai diskusi, pertimbangan, bahkan jajak pendapat di sosial media Teman Ahok. Hasilnya mayoritas responden Teman Ahok di sosial media menyatakan bahwa para relawan perlu terlibat mengawal Pilpres 2019, dengan mendukung pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin.

    Dia mengatakan bagi relawan Teman Ahok golput bukanlah pilihan, karena saat ini ada kelompok yang secara nyata ingin mengganti Pancasila dan kelompok yang berkampanye ingin mengganti presiden."Bagi kami, ini adalah hal yang tidak bisa dibiarkan," ujar Fathony.

    Baca juga: Penjelasan Deddy Mizwar Soal Jadi Juru Bicara Jokowi - Ma'ruf

    Fathony menjelaskan, transformasi Teman Ahok menjadi Sejuta Teman dilakukan untuk membedakan antara gerakan dukungan terhadap Ahok pada Pilkada DKI 2017 dengan Pilpres 2019.

    "Misi Teman Ahok telah selesai, dan untuk tahun 2019 kami harus tampil dengan nama yang berbeda, karena cakupannya juga beda," ujar Fathony.

    Meski demikian, menurut Fathony gerakan ini masih memiliki landasan yang sama dengan Teman Ahok yakni mendukung sosok pemimpin yang bersih dan terbukti kinerjanya.

    Lebih jauh Fathony menilai, saat ini iklim kampanye politik terutama di media sosial sangat memprihatinkan. Berbagai kabar bohong atau hoaks banyak tersebar melalui kanal-kanal media sosial, dan pesan instan berantai.

    "Untuk itu, Sejuta Teman akan bergerak mengumpulkan sebanyak-banyaknya relawan dalam upaya bisa menebar kebaikan. Memunculkan kembali iklim kampanye politik yang sehat, jujur, dan diskusi yang konstruktif di media sosial. Sejuta Teman juga akan berusaha mengumpulkan fakta untuk menangkal kabar-kabar bohong yang disebar sebagai kampanye hitam yang sifatnya fitnah," kata Fathony.

    Baca juga: Alvara: Jokowi - Ma'ruf Unggul di Tiga Segmen Kunci Kemenangan

    Fathony berharap semua warga Jakarta dan Indonesia pada umumnya yang mendukung Ahok di Pilkada DKI 2017 kemarin, bisa terlibat aktif mendukung Jokowi-Maruf di Pilpres 2019.

    "Mari kita kembali rapatkan barisan, menggalang dukungan, sejuta teman sejuta kebaikan," ucap Fathony.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?