Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bertambah 8, Jumlah Korban Meninggal Gempa Lombok 563 Orang

Reporter

Editor

Amirullah

image-gnews
Selembar foto di reruntuhan bangunan terdampak gempa bumi di Desa Jeringo, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Rabu, 22 Agustus 2018. BNPB mengatakan korban meninggal gempa Lombok mencapai 515 jiwa sejak rentetan bencana terjadi pada 27 Juli lalu. ANTARA/Ahmad Subaidi
Selembar foto di reruntuhan bangunan terdampak gempa bumi di Desa Jeringo, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Rabu, 22 Agustus 2018. BNPB mengatakan korban meninggal gempa Lombok mencapai 515 jiwa sejak rentetan bencana terjadi pada 27 Juli lalu. ANTARA/Ahmad Subaidi
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Sosial menyatakan jumlah korban akibat gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat, kini mencapai 563 jiwa.

Baca: Tanggap Darurat Berakhir, Pemulihan Gempa Lombok Segera Dimulai

"Data yang dirilis posko utama itu kan masih 555, berarti ada selisih 8 jiwa," kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 25 Agustus 2018.

Harry menyebut, 8 korban tambahan terdiri atas 7 korban yang tinggal di Sumbawa dan 1 orang meninggal di posko sewaktu kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla ke Lombok.

Dalam data yang diperoleh per tanggal 23 Agustus 2018, Kemensos mencatat korban meninggal 563 jiwa, terdiri atas 12 jiwa di Kota Mataram, 45 Jiwa di Lombok Barat, 471 jiwa korban di Lombok Utara, 2 jiwa di Lombok Tengah, 26 korban jiwa di Lombok Timur, Sumbawa Barat Daya 2 jiwa, dan Sumbawa Besar 5 jiwa.

Data yang meninggal dikonfirmasi dengan cara mendatangi korban secara door-to-door, dan divalidasi pejabat pemerintah. Namun, mereka tetap memeriksa lebih lanjut kemungkinan ada penambahan korban.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Lagi dipantau yang Sumbawa. Sumbawa ibaratnya baru H+sekian yang coba kami lagi petakan, kami identifikasi ulang, tapi 7 orang sudah teridentifikasi, terverifikasi," kata Harry.

Baca: Korban Gempa Lombok Diimbau Beraktivitas untuk Pemulihan Trauma

Sementara itu, data korban luka hingga tanggal 23 Agustus 2018 mencapai 1.116 jiwa. Jumlah pengungsi terakhir mencapai 417.529 jiwa dan rumah rusak sekitar 71.937 jiwa.

Harry mengklaim, pemerintah sudah menyerahkan santunan kepada korban meninggal. Pemerintah sudah menyerahkan sekitar Rp 8,34 miliar untuk 556 korban meninggal. Sementara itu, 7 korban meninggal yang baru diidentifikasi akan diserahkan bantuan pada pekan ini. "Di luar dari 7 ini santunan ahli waris sudah diselesaikan, jumlahnya 556 ditambah 7 menjadi 563. Ini akan dibereskan Ahad besok," kata Harry.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Gempa Bumi Tektonik M5,0 di Laut Sulawesi Utara, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

7 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Gempa Bumi Tektonik M5,0 di Laut Sulawesi Utara, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

BMKG menyatakan ada gempa bumi tektonik di wilayah Pantai Barat Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Jumat, 14 Juni 2024, pukul 02.44.01 WIB.


Gempa Dini Hari Goyang Sumedang Selatan, Sumber dari Sesar Lokal

15 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Gempa Dini Hari Goyang Sumedang Selatan, Sumber dari Sesar Lokal

Getaran gempa dirasakan di wilayah Sumedang bagian selatan dan Cimalaka.


Alumni ITB Ikut Rancang Sistem Pencegah Gedung Ambruk, Belajar dari Kasus Gempa dan Tsunami

18 hari lalu

Ilustrasi Bangunan Ambruk (Dok. Humas ITB)
Alumni ITB Ikut Rancang Sistem Pencegah Gedung Ambruk, Belajar dari Kasus Gempa dan Tsunami

Alumni ITB dan tim peneliti dari Spanyol mengembangkan sistem untuk meredam dampak keruntuhan total pada gedung.


Jawa Barat Diguncang 105 Kali Gempa Bumi pada Mei 2024, Mayoritas Gempa Dangkal di Laut

20 hari lalu

Tangkapan layar platform Ina-TEWS, BMKG, yang mencatat kejadian 200 kejadian bumi terakhir, per 1 Juni 2024. TEMPO/inatews.bmkg.go.id
Jawa Barat Diguncang 105 Kali Gempa Bumi pada Mei 2024, Mayoritas Gempa Dangkal di Laut

BMKG mencatat 105 kali gempa bumi di wilayah Jawa Barat pada Mei 2024. Kebanyakan bersumber di laut dan dangkal.


Morowali Sulawesi Tengah Diguncang Gempa Tektonik Akibat Aktivitas Sesar Matano

22 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Morowali Sulawesi Tengah Diguncang Gempa Tektonik Akibat Aktivitas Sesar Matano

Analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa ini dipicu oleh aktivitas Sesar Matano di segmen Geresa.


Gempa Bumi Magnitudo 5,9 SR Guncang Aceh, Mengingatkan Trauma Gempa dan Tsunami Aceh 2004

22 hari lalu

Peta lokasi gempa di Simuelue, Aceh, 28 Mei 2024. BMKG
Gempa Bumi Magnitudo 5,9 SR Guncang Aceh, Mengingatkan Trauma Gempa dan Tsunami Aceh 2004

Gempa bumi magnitudo 5,9 mengguncang Aceh, mengingatkan trauma gempa dan tsunami Aceh 2004.


Gempa Susulan Bawean M4,1 Guncang Tuban, BMKG: Tercatat 699 Kali

23 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Gempa Susulan Bawean M4,1 Guncang Tuban, BMKG: Tercatat 699 Kali

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar lokal.


Info Terbaru Gempa Dangkal M5,4 di Samudra Hindia Guncang Trenggalek

24 hari lalu

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tektonik mengguncang wilayah Samudra Hindia Selatan Jawa, Trenggalek, Jawa Timur, pada hari Selasa, 28 Mei 2024, pukul 02.53.54 WIB. (BMKG)
Info Terbaru Gempa Dangkal M5,4 di Samudra Hindia Guncang Trenggalek

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya deformasi batuan di luar zona subduksi.


BMKG: Gempa Bumi Bermagnitudo 3 Guncang Tasikmalaya dan Cianjur

27 hari lalu

Ilustrasi gempa bumi
BMKG: Gempa Bumi Bermagnitudo 3 Guncang Tasikmalaya dan Cianjur

BMKG menyatakan gempa bumi dengan magnitudo 3 mengguncang Cianjur dan Tasikmalaya, Jumat, 24 Mei 2024.


Gempa Kembali Mengguncang Sumedang dengan Intensitas II-III MMI, Dekat Gempa Merusak 2023

29 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Gempa Kembali Mengguncang Sumedang dengan Intensitas II-III MMI, Dekat Gempa Merusak 2023

Gempa tektonik kembali mengguncang wilayah Kabupaten Sumedang dengan kekuatan bermagnitudo 2,8. Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) mencatat waktu kejadiannya pada Kamis, 23 Mei 2024, pada pukul 15.27 WIB.