Rangkaian Acara Pelaksanaan Sidang Tahunan MPR

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Biro Humas Setjen MPR RI Siti Fauziah

    Kepala Biro Humas Setjen MPR RI Siti Fauziah

    INFO NASIONAL - Kepala Biro Humas Setjen Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Siti Fauziah menyebut, berbagai unit di Setjen MPR telah mempersiapkan segala hal untuk menyukseskan Sidang Tahunan MPR, yang akan digelar 16 Agustus 2018. Saat ditemui di ruang kerjanya, 15 Agustus 2018, Siti menyebut unit protokol sudah melakukan geladi bersih yang disaksikan Wakil Ketua MPR E. E. Mangindaan dan Hidayat Nur Wahid dengan hasil prosesi yang bagus.

    Biro Umum pun sudah mempersiapkan layar besar dan hasilnya sudah tampil sesuai dengan harapan. Selain itu, Biro Persidangan sudah mempersiapkan ketok palu untuk Panitia Ad Hoc. Bagian Pengkajian untuk yang mempersiapkan materi Panitia Ad Hoc juga sudah siap.

    Biro Humas sendiri sudah melakukan koordinasi dengan wartawan. Mereka yang mau meliput sudah mengambil id card sejak 14 Agustus 2018. Id card wartawan terbagi atas Liputan A, Liputan B, dan Liputan C. Liputan A berada di Ring I, di mana mereka bisa meliput di dalam Gedung Nusantara. Sedang Liputan B berada di balkon kanan-kiri Gedung Nusantara, dan Liputan C berada di area Gedung Nusantara III, Nusantara IV, serta Nusantara V. “Semua sudah siap dan lengkap,” ujarnya.

    Siti mengatakan, Presiden ke III B. J. Habibie, Presiden ke V Megawati Soekarno Putri, dan Presiden ke VI Susilo Bambang Yudhoyono, serta para mantan wakil presiden diundang untuk menghadiri sidang tahunan. Dia mengungkapkan, dalam mengundang mantan presiden dan wakil presiden, Setjen MPR berkoordinasi dengan Setjen Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Setjen Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Ini dilakukan sebab dalam sidang-sidang selanjutnya, tempat duduk para mantan presiden dan wakil presiden itu dalam posisi yang sama.

    Perempuan yang akrab dipanggil Bu Titi itu, mengutarakan Sidang Tahunan dimulai pukul 09.00. Meski demikian, para petugas sudah mempersiapkan diri satu jam sebelumnya. Diuraikan, pada pukul 09.00, semua peserta sidang, undangan, dan yang berada di Gedung Nusantara, menyanyikan lagu Indonesia Raya. Tiga menit kemudian, mengheningkan cipta. Setelah itu, pukul 09.07, Ketua MPR membuka Sidang Tahunan MPR Tahun 2018. Tepat pukul 09.22, Presiden melakukan Pidato Kenegaraan. Setelah Presiden selesai melakukan Pidato Kenegaraan, tepat pukul 10.05, dilakukan doa oleh Imam Besar Masjid Istiqlal. Lima menit setelah doa, pada pukul 10.10, Ketua MPR menutup sidang tahunan. Dan setelah itu, pukul 10.20, menyanyikan lagu Indonesia Raya. Waktu prosesi sidang tahunan itu, satu jam lebih 20 menit, menurut Siti Fauziah dirasa cukup. “Sidang tahunan sebelumnya juga dalam durasi yang sama,” ucapnya.

    Terkait dengan pelaksanaan Sidang Tahunan MPR, Siti berharap semuanya berjalan sukses dan lancar. “Karena ini menjadi perhatian masyarakat,” katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.