Jokowi dan TGB Berboncengan Motor Trail Tinjau Korban Gempa

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi (tengah) didampingi Gubernur NTB TGB Zainul Majdi (kedua kanan) membesuk pasien korban gempa di Rumah Sakit Lapangan Tanjung, Lombok Utara, NTB, Senin, 15 Agustus 2018. ANTARA

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi (tengah) didampingi Gubernur NTB TGB Zainul Majdi (kedua kanan) membesuk pasien korban gempa di Rumah Sakit Lapangan Tanjung, Lombok Utara, NTB, Senin, 15 Agustus 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Gubernur Nusa Tenggara Barat TGB Muhammad Zainul Majdi berboncengan naik sepeda motor trail menuju tempat korban gempa mengungsi di Dusun Terengan, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Selasa, 14 Agustus 2018.

    Baca: Pencopotan Asman Abnur Segera Setelah Jokowi Balik dari Lombok

    Ratusan pengungsi menyambut kedatangan mereka di lokasi pengungsian, sebagian langsung berebut untuk bersalaman. Didampingi gubernur dan beberapa menteri, Jokowi menyambangi posko-posko pengungsian di daerah itu dan berdialog dengan para pengungsi.

    Ia meminta warga untuk bersabar, dan mendoakan agar bencana tidak terulang lagi, agar warga yang sakit segera mendapat kesembuhan, agar warga yang rumahnya rusak bisa membangun kembali tempat tinggalnya.

    Baca: Ini Kesulitan dan Kebutuhan untuk Penanganan Korban Gempa Lombok

    Presiden juga mengemukakan bahwa pemerintah akan memberikan bantuan perbaikan rumah Rp 50 juta kepada setiap warga yang rumahnya rusak berat akibat gempa, dan Rp 25 juta bagi setiap warga yang rumahnya rusak sedang.

    Dia berharap masyarakat bergotong-royong membangun kembali rumah mereka, dan membangun rumah mereka dengan konstruksi yang tahan gempa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.