Kamis, 16 Agustus 2018

Prabowo Subianto Temui Zulkifli Hasan di Rumah Dinas Ketua MPR

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI Zulkifli Hasan bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk bertukar pikiran menghadapi pilkada serentak.

    Ketua MPR RI Zulkifli Hasan bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk bertukar pikiran menghadapi pilkada serentak.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zukifli Hasan melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Selasa malam. Pertemuan tersebut berlangsung tidak lama di rumah dinas Zulkifli Hasan.

    Baca juga: Zulkifli Hasan Bungkam Setelah Bertemu Presiden Jokowi di Istana

    "Iya tadi ada pak Prabowo," ujar Wakil Ketua Umum PAN Mulfahri Harahab saat ditemui dikediaman Zulkifli Hasan di Jakarta pada Selasa malam 7 Agustus 2018

    Fahri mengaku tidak mengetahui apa isi pertemuan tersebut, lantaran kedatangan Prabowo hanya sebentar. "Saat saya datang, beliau sudah mau pergi," ujarnya.

    Selain Fahri, Amien Rais dan sejumlah ketua Dewan Perwakilan Wilayah Partai PAN menggelar pertemuan dengan Zulkifli Hasan. Menurut dia pertemuan tersebut membicarakan persiapan Rapat Kerja Nasional Partai PAN.

    Simak juga: Aksi PAN: Zulkifli Hasan Jumpai Jokowi, Amien Rais Temui Prabowo

    PAN hingga kini belum memiliki sikap jelas dalam pemilihan presiden 2019. Mereka tak kunjung memutuskan apakah bergabung dengan kubu Jokowi atau merapat pada Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto.

    Sebelumnya Zulkifli Hasan mengatakan rencananya PAN baru akan menentukan sikapnya setelah menggelar rapat kerja nasional 9 Agustus mendatang. Rakernas ini sempat diagendakan pada 6 Agustus namun batal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI dan Buah Pikir Ma'ruf Amin, Calon Wakil Jokowi

    Beberapa buah pikiran Ma'ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia pilihan Jokowi untuk menjadi wakilnya, yang mengundang komentar publik.