Rabu, 17 Oktober 2018

JK: Pemerintah Bakal Rehabilitasi Kawasan Terdampak Gempa Lombok

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengangkat sepeda motornya dari reruntuhan rumah seusai gempa di Desa Wadon, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Senin, 6 Juli 2018. Gempa Lombok menyebabkan 82 orang meninggal, ratusan lain luka-luka, ribuan rumah rusak, serta ribuan warga mengungsi ke tempat yang aman. ANTARA/Ahmad Subaidi

    Warga mengangkat sepeda motornya dari reruntuhan rumah seusai gempa di Desa Wadon, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Senin, 6 Juli 2018. Gempa Lombok menyebabkan 82 orang meninggal, ratusan lain luka-luka, ribuan rumah rusak, serta ribuan warga mengungsi ke tempat yang aman. ANTARA/Ahmad Subaidi

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK memastikan pemerintah merehabilitasi kawasan yang terkena bencana gempa di Nusa Tenggara Barat. "Pemerintah berjanji segera merehabilitasi semua itu. Tapi terlebih dulu ada tanggap darurat selama mungkin 2-3 minggu. Dan kami semua, BNPB sudah terjun, TNI juga," kata JK di Kantor Majelis Ulama Indonesia, Jakarta, Senin, 6 Agustus 2018.

    Baca: BNPB: Imbauan untuk Mengosongkan Gili Trawangan Tidak Benar

    Berdasarkan laporan yang diterimanya dari Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Zainul Majdi, sebanyak 70 persen bangunan rusak akibat gempa. JK mengatakan, sebelum rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan-bangunan yang hancur, langkah terpenting dalam penanganan bencana adalah tanggap darurat.

    Ia menuturkan, semua instansi pemerintah sudah turun tangan saat bencana terjadi. Selain itu, kata JK, Palang Merah Indonesia juga aktif membantu. "Aktif semua di sana. Ada foto-fotonya banyak menolong orang, mengevakuasi, mendirikan pos-pos kesehatan oleh PMI dan juga kami berbicara dengan Pak Gubernur tadi siang kebutuhan dasar antara lain air. Jadi kami kirim tangki air ke sana," katanya.

    JK juga menyampaikan ucapan belasungkawa bagi korban yang meninggal dalam bencana gempa yang terjadi sejak Ahad sore kemarin, 5 Agustus 2018." Kami semua mengucapkan belasungkawa, simpati kepada korban bencana alam gempa di NTB, khususnya di Lombok Utara. Semoga arwahnya diterima oleh Allah SWT," ujar JK.

    Baca: Evakuasi Lambat, BNPB Memastikan Korban Gempa Lombok Bertambah

    Gempa bumi berkekuatan 7,0 pada skala Richter, mengguncang Pulau Lombok, dan Sumbawa, Ahad pukul 19.46 Wita. Jumlah korban meninggal dunia diperkirakan sebanyak 82 jiwa.

    Pusat gempa Lombok terletak pada 8.3 lintang selatan, 116.48 bujur timur Kabupaten Lombok Utara dengan kedalaman 15 kilometer. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa bumi telah berakhir pada Minggu, pukul 21.25 Wita


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khasoggi dan 4 Jurnalis yang Tewas karena Kasus Korupsi

    Jamal Khasoggi dan sejumlah wartawan tewas di Eropa ketika melakukan investigasi kasus korupsi. Ada yang diperkosa, dibom, dan bahkan dimutilasi.