Prukades Riau Berhasil Gaet 22 Mitra Bisnis

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prukades Riau Berhasil Gaet 22 Mitra Bisnis

    Prukades Riau Berhasil Gaet 22 Mitra Bisnis

    INFO NASIONAL - Program unggulan kawasan perdesaan (Prukades) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) terus mendapatkan dukungan dari kalangan usaha. Pengembangan Prukades Kemendes PDTT di kawasan Riau misalnya, mampu menarik 22 investor untuk menjadi mitra usaha.

    Beberapa Prukades yang mendapatkan mitra usaha di antaranya bergerak di bidang pertanian seperti karet dan kopi, usaha perikanan, hingga perkebunan nanas. Sedangkan beberapa mitra yang menjadi mitra usaha di antaranya Aruna, Sinar Mas, hingga Arta Graha. “Kesepakatan dengan mitra usaha menjadi indikator jika Prukades mempunyai skala bisnis, sehingga investor tertarik untuk menanamkan investasi mereka,” ujar Kepala Sekretariat Prukades Kemendes PDTT Abdullah Kamil, Kamis, 26 Juli 2018.

    Dia menjelaskan Prukades di kawasan Riau menjadi salah satu primadona bagi investor. Ada sekitar 22 kesepakatan bisnis yang ditandatangani Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan mitra usaha, untuk mengembangkan Prukades di kawasan tersebut. Kehadiran mitra usaha ini akan membantu pengembangan Prukades, mulai dari proses produksi hingga jaminan penyerapan produk di pasaran. “Kami yakin, kehadiran para mitra bisnis ini akan menambah nilai lebih baik pada kualitas produk hingga jaminan serapan pasar,” ujarnya.

    Kamil mengungkapkan, selain memfasilitasi Prukades dengan mitra usaha, Kemendes PDTT juga terus berupaya mengembangkan kualitas sumber daya manusia (SDM) para pelaku usaha Prukades. Salah satunya, dengan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) yang akan mempertemukan para pelaku Prukades, mitra usaha, pejabat Badan Perencanaan Daerah (Bappeda), hingga pejabat dinas pemberdayaan masyarakat desa (PMD), pengelola BUMDES dan Pendamping Lokal Desa (PLD). “Khusus di Riau, FGD akan digelar hingga Sabtu,” ujarnya.

    Dalam kegiatan FGD tersebut, lanjut Kamil, berbagai materi akan diberikan beberapa narasumber kompeten seperti pengamat ekonomi senior Avilliani, Komisaris Danareksa yang juga ahli marketing digital Dyah Kartika Rini, inisiator Bank Petani Masril Kotto. Ketiga tokoh tersebut diharapkan dapat memberikan solusi dari setiap permasalahan di lapangan, baik oleh pemda, mitra dan pendamping desa.

    Selain pelaksanaan FGD, juga akan dilakukan kunjungan lapangan untuk melihat pengelolaan Prukades dari pelaku langsung. “FGD pengembangan Prukades ini juga akan dilakukan di beberapa daerah lain tak hanya Riau. Kegiatan ini juga sekaligus sebagai bagian dari upaya menguatkan peran dari Balai Pelatihan Kemendes PDTT, yang diproyeksikan sebagai pusat kajian dan pengembangan Prukades di Indonesia,” kata Abdullah Kamil. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.