KPK Periksa Gubernur Aceh Irwandi dalam Suap Dana Otonomi Khusus

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Aceh Irwandi Yusuf resmi memakai rompi tahanan setelah menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Rabu, 4 Juli 2018. Irwandi terjaring operasi tangkap tangan KPK. Penyidik KPK resmi melakukan penahanan selama 20 hari pertama terhadap tersangka Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dalam tindak pidana korupsi realisasi komitmen pemberian fee terkait dengan pengalokasian dan penyaluran Dana Otonomi Khusus Aceh pada Pemerintah Provinsi Aceh Tahun Anggaran 2018. TEMPO/Imam Sukamto

    Gubernur Aceh Irwandi Yusuf resmi memakai rompi tahanan setelah menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Rabu, 4 Juli 2018. Irwandi terjaring operasi tangkap tangan KPK. Penyidik KPK resmi melakukan penahanan selama 20 hari pertama terhadap tersangka Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dalam tindak pidana korupsi realisasi komitmen pemberian fee terkait dengan pengalokasian dan penyaluran Dana Otonomi Khusus Aceh pada Pemerintah Provinsi Aceh Tahun Anggaran 2018. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dalam perkara suap pengalokasian dan penyaluran dana otonomi khusus Aceh (DOKA) 2018. Dia diperiksa sebagai saksi untuk stafnya, Hendri Yuzal.

    Baca: Ini Kode-kode yang Digunakan dalam Kasus Suap Gubernur Aceh

    "Dia akan diperiksa untuk HY," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Selasa, 24 Juli 2018.

    KPK juga akan memeriksa Hendri Yuzal dan pihak swasta Teuku Saiful Bahri untuk Irwandi Yusuf. Irwandi, Hendri dan Saiful telah ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dari Bupati Bener Meriah, Ahmadi.

    Baca: Kasus Suap Gubernur Aceh, KPK Geledah Dua Kantor Dinas Provinsi

    KPK menyangka Ahmadi memberikan suap dengan total Rp 1,5 miliar kepada Irwandi terkait ijon proyek yang bersumber dari dana A tahun anggaran 2018.

    Terungkapnya kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan yang digelar KPK di Aceh pada Selasa malam, 3 Juli 2018. Dalam operasi tersebut KPK menyita uang tunai Rp 50 juta dan bukti transfer masing-masing sekitar Rp 50 juta, Rp 190 juta dan Rp 173 juta.

    Baca: Suap Gubernur Aceh, Pemerintah Diminta Evaluasi Dana Otsus

    KPK menduga uang Rp 500 juta tersebut adalah sebagian dari total Rp 1,5 miliar uang suap yang akan diberikan kepada Gubernur Aceh Irwandi. Diduga pemberian tersebut bagian dari komitmen fee 8 persen jatag pejabat di pemerintah Aceh dari setiap proyek yang dibiayai DOKA. "Pemberian kepada gubernurnya melalui orang-orang dekatnya," ujar Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.