Idrus Marham Kaget Eni Saragih Ditangkap KPK di Rumahnya

Reporter

Editor

Amirullah

Menteri Sosial Idrus Marham bersiap meninggalkan gedung KPK setelah menjalani pemeriksaan terkait kasus suap Bakamla, Jakarta, 21 Mei 2018. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Sosial Idrus Marham mengaku kaget saat Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap politikus Golkar Eni Maulani Saragih di rumahnya. Idrus mengatakan saat penangkapan dirinya sedang merayakan ulang tahun anak bungsunya.

"Ya tentu saya kaget, kami lagi ngerayain ulang tahun anak, ada beberapa tamu lagi cerita-cerita," kata dia di rumah dinasnya di Jalan Widya Chandra, Jakarta, Jumat, 13 Juli 2018.

Baca: Begini Kedekatan Eni Saragih dengan Menteri Sosial Idrus Marham

Idrus mengatakan Eni adalah satu di antara 10 kawannya yang turut diundang dalam acara itu. Selain itu, Idrus juga mengundang orang tua dan teman anaknya di sekolah. "Hari itu ada ulang tahun anak saya. Saya undang teman-teman sekolahnya. Pada saat yang sama juga hadir beberapa teman saya, termasuk Eni," kata Idrus.

Idrus mengatakan saat sedang ngobrol, pukul 15.10 tiba-tiba tim dari KPK datang. Idrus sendiri yang menyambut tamu dadakan itu. Kepada Idrus, tim KPK menunjukan surat KPK bertuliskan nama Eni. "En, kamu harus ikut (KPK)," tutur Idrus ke Eni kala itu.

Mendengar kabar KPK akan menangkapnya, Eni syok. Meski syok, Idrus mengatakan Eni manut dan dibawa ke KPK. "Saya antar sama-sama ke mobilnya KPK," kata Idrus.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan Eni ditangkap bersama delapan orang, yakni staf ahli, sopir dan pihak swasta. Kini mereka bersembilan tengah menjalani pemeriksaan di gedung KPK.

Baca: Penangkapan KPK di Rumah Dinas Mensos, Apa Kata Idrus Marham?

Febri menuturkan KPK menduga ada transaksi antara pihak swasta dan penyelenggara negara sehubungan dengan kewenangan Komisi Energi DPR. Menurut dia, OTT ini bermula dari laporan masyarakat. "Saat dicek silang ke lapangan ditemukan bukti-bukti telah terjadi transaksi antara pihak swasta dan penyelenggara Negara."

Dalam OTT itu, KPK juga menyita uang senilai Rp500 juta. KPK akan mengumumkan status hukum kasus ini setelah 24 jam.

RYAN DWIKY ANGGRIAWAN | M ROSSENO AJI






Kuasa Hukum Sebut Kesehatan Lukas Enembe Membaik

7 jam lalu

Kuasa Hukum Sebut Kesehatan Lukas Enembe Membaik

Obat dari Singapura untuk Gubernur Papua Lukas Enembe telah tiba di Jayapura sejak tiga hari lalu. Kini kesehatannya membaik.


Mantan Pegawai KPK Minta Febri Diansyah Mundur dari Pengacara Putri Candrawathi

8 jam lalu

Mantan Pegawai KPK Minta Febri Diansyah Mundur dari Pengacara Putri Candrawathi

Yudi menyatakan Febri Diansyah dan Rasamala selama ini dipercaya publik, sebab itu dia meminta keduanya mundur dari pengacara Putri Candrawathi.


Johanis Tanak Mantan Jaksa, Anggota Komisi III: Lengkapi Komposisi Pimpinan KPK

8 jam lalu

Johanis Tanak Mantan Jaksa, Anggota Komisi III: Lengkapi Komposisi Pimpinan KPK

Menurut Benny, latar belakang Johanis Tanak sebagai jaksa bakal melengkapi komposisi pimpinan di lembaga antirasuah tersebut.


Gantikan Lili Pintauli Jadi Pimpinan KPK, Johanis Tanak Usulkan Pendekatan Keadilan Restoratif

12 jam lalu

Gantikan Lili Pintauli Jadi Pimpinan KPK, Johanis Tanak Usulkan Pendekatan Keadilan Restoratif

Wakil Ketua KPK yang baru terpilih, Johanis Tanak, mengusulkan untuk menggunakan pendekatan keadilan restoratif dalam memberantas korupsi.


Johanis Tanak Terpilih Menjadi Wakil Ketua KPK Gantikan Lili Pintauli

13 jam lalu

Johanis Tanak Terpilih Menjadi Wakil Ketua KPK Gantikan Lili Pintauli

Johanis Tanak mendapat suara terbanyak dalam voting tertutup yang digelar Komisi III DPR. Setelah ini nama Johanis Tanak diserahkan ke Presiden.


Calon Pimpinan KPK Johanis Tanak Sebut Pencegahan Korupsi jadi Skala Prioritas

13 jam lalu

Calon Pimpinan KPK Johanis Tanak Sebut Pencegahan Korupsi jadi Skala Prioritas

Johanis Tanak menjalani uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon pimpinan KPK penganti Lili Pintauli pada hari ini. Dia ungkap pentingnya pencegahan.


Calon Pengganti Lili Pintauli Paparkan Pentingnya Bangun Budaya Anti Korupsi Berbasis Keluarga

14 jam lalu

Calon Pengganti Lili Pintauli Paparkan Pentingnya Bangun Budaya Anti Korupsi Berbasis Keluarga

Dua calon wakil ketua KPK pengganti Lili Pintauli Siregar, Johanis Tanak dan I Nyoman Wara mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR.


DPR Ungkap 3 Hal yang Didalami untuk Memilih Pengganti Lili Pintauli

15 jam lalu

DPR Ungkap 3 Hal yang Didalami untuk Memilih Pengganti Lili Pintauli

Komisi III DPR hari ini menggelar uji kelayakan bagi calon komisioner KPK pengganti Lili Pintauli Siregar. Dua calon itu diminta sampaikan visi misi.


Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto Divonis 6 Tahun Penjara

17 jam lalu

Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto Divonis 6 Tahun Penjara

Mantan Dirjen Bina Keuangan Kemendagri Mochamad Ardian Noervianto divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 250 juta.


Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto Bakal Jalani Sidang Vonis Hari Ini

18 jam lalu

Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto Bakal Jalani Sidang Vonis Hari Ini

Eks Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Mochamad Ardian Noervianto dijadwalkan jalani sidang vonis di Pengadilan Tipikor hari ini