Senin, 19 November 2018

Soal Cawapres Jokowi, PDIP Perhitungkan Faktor Kemenangan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Kapolri Tito Karnavian berjalan turun podium setelah memimpin hari ulang tahun Bhayangkara ke-72 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu, 11 Juli 2018. Kepala dan pimpinan lembaga juga menghadiri upacara tersebut, seperti Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Wakil Ketua DPR Utut Adianto, dan anggota Dewan Pengarah BPIP, Mahfud MD. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Kapolri Tito Karnavian berjalan turun podium setelah memimpin hari ulang tahun Bhayangkara ke-72 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu, 11 Juli 2018. Kepala dan pimpinan lembaga juga menghadiri upacara tersebut, seperti Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Wakil Ketua DPR Utut Adianto, dan anggota Dewan Pengarah BPIP, Mahfud MD. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal PDIP, Eriko Sotarduga, mengatakan keinginan ketua umum partai pendukung Jokowi menjadi cawapres adalah hal wajar. Hal ini berkaitan dengan coattail effect.

    "Karena ini menyangkut hal yang sangat spesifik, yaitu coattail effect," kata Eriko di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu, 11 Juli 2018. Coattail effect adalah efek ekor jas (coat tail) atau mencalonkan orang yang populer.

    Baca: PDIP Berharap PKB Segera Bergabung di Koalisi Pendukung Jokowi

    Sejumlah partai pendukung Jokowi mencalonkan menggadang-gadang ketua umum mereka menjadi cawapres Jokowi. Misalnya Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum PPP Romahurmuziy.

    Eriko berpendapat semua pihak pasti berkeinginan untuk mendapatkan coattail effect. "Tapi bukan soal coattail effect saja. Kami memperhitungkan kemungkinan kemenangan dan faktor ketiga yang paling penting adalah memperhitungkan apa yang diinginkan oleh rakyat," katanya.

    Dia mengatakan hal yang sedang dibicarakan saat ini di kubu Jokowi adalah bagaimana untuk adil kepada semua partai pendukung. "Kami juga melihat siapa mitra dari kompetisi kami. Hal ini akan dibahas Pak Jokowi bersama ketua-ketua partai setelah proses pencalegan," tuturnya.

    Baca: PDIP: Koalisi Tetap Utuh Meski Cawapres Jokowi Bukan dari Partai

    Menurut Eriko, pembahasan capres-cawapres tidak mungkin sebelum pendaftaran calon legislatif, karena semua partai sedang berkonsentrasi untuk pendaftaran calon legislatif.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.