Muhaimin Iskandar Bawa Proposal Join ke Surya Paloh

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (tengah) menerima Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (ketiga dari kiri) di kantor DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin, 9 Juli 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (tengah) menerima Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (ketiga dari kiri) di kantor DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin, 9 Juli 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menemui Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh. Muhaimin mengunjungi Surya Paloh di kantor DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat.

    Muhaimin tiba sekitar pukul 15.56 WIB. Dia datang ditemani Sekretaris Jenderal dan Wakil Sekretaris Jenderal PKB, Abdul Kadir Karding dan Jazilul Fawaid. Keduanya langsung naik lift menuju ruangan Surya Paloh di lantai 5 kantor DPP Nasdem. Di ruangan itu, Surya Paloh sudah menunggu bersama Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johny G. Plate.

    Baca juga: Muhaimin Iskandar: Pak Jokowi Butuh Wakil Presiden seperti Saya

    Surya Paloh dan Muhaimin lantas menggelar pertemuan tertutup selama 40 menit. Seusai pertemuan, Muhaimin mengatakan pertemuan itu dalam rangka silaturahmi, sekaligus mendiskusikan koalisi pemerintahan saat ini dan persiapan menjelang pemilihan legislatif dan pemilihan presiden yang akan datang.

    "Sore ini yang paling pokok silaturahmi ke Bang Surya, memang sudah janjian. Kami mendiskusikan banyak hal, (soal) memperkokoh, memupuk koalisi pemerintahan hari ini dan berbagai hal tentang persiapan kami menghadapi pileg dan pilpres," kata Muhaimin di kantor DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin, 9 Juli 2018.

    Nasdem dan PKB merupakan dua dari enam partai yang berada dalam koalisi pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla periode 2014-2019. Saat ini, Nasdem sudah menyatakan bakal kembali mengusung Jokowi di pilpres 2019, sedangkan PKB secara pasti belum melabuhkan dukungannya.

    Muhaimin mengatakan PKB masih mengajukan Join, singkatan dari Jokowi-Muhaimin. Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat ini memang mendeklarasikan dirinya sebagai calon wakil presiden untuk Jokowi.

    Baca juga: Jika Tak Dipilih Jokowi, Cak Imin Dibisiki Kiai Agar Jadi Capres

    "Seperti biasa kami saling menopang, mendukung, dan kami masih mengajukan proposal Join," kata Muhaimin.

    Muhaimin Iskandar mengatakan PKB berkukuh mengajukan Jokowi - Muhaimin untuk Pilpres 2019. Namun, dia tak menjawab lugas bagaimana sikap partainya jika "proposal" itu nanti ditolak. "Nanti lah, nanti kita bahas. Ini masih diskusi terus dengan Bang Surya," kata Muhaimin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe