Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pendidikan Anak Korban KM Sinar Bangun Dibantu Hingga Kuliah

image-gnews
Keluarga korban tenggelamnya KM Sinar Bangun menggelar ibadah di Dermaga Tigaras, Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara, Selasa, 3 Juli 2018. Keluarga korban menggelar doa bersama dan tabur bunga sebagai tanda mengikhlaskan kepergian para korban. ANTARA
Keluarga korban tenggelamnya KM Sinar Bangun menggelar ibadah di Dermaga Tigaras, Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara, Selasa, 3 Juli 2018. Keluarga korban menggelar doa bersama dan tabur bunga sebagai tanda mengikhlaskan kepergian para korban. ANTARA
Iklan

TEMPO.CO, Medan - Pemerintah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, telah menyiapkan bantuan pendidikan bagi anak-anak korban KM Sinar Bangun yang karam di perairan Danau Toba. Bantuan pendidikan akan diberikan hingga tingkat perguruan tinggi.

“Sudah disepakati kalau bantuan pendidikan akan sampai perguruan tinggi”, ujar Bupati Simalungun, Jopinus Ramli Saragih atau JR Saragih, disela-sela peletakan batu pertama monumen kapal di Pelabuhan Tigaras pada Selasa, 3 Juli 2018.

Baca: Evakuasi KM Sinar Bangun Dihentikan, Bangkai Kapal Tak Diangkat

JR Saragih mengatakan komitmen tersebut sesuai dengan kesepakatan antar pihak, termasuk keluarga korban. Namun dirinya tidak menjelaskan secara rinci jenis bantuan yang akan diberikan nantinya.

Mantan Ketua Partai Demokrat Sumatera Utara tersebut berjanji bantuan akan diberikan hingga masa jabatannya sebagai bupati berakhir. Dirinya juga berharap bupati selanjutnya ikut melanjutkan bantuan kepada anak-anak tersebut.

Selain itu, JR Saragih juga ikut mencoba memotivasi anak-anak yang kehilangan orang tua dalam tragedi yang terjadi pada Senin, 18 Juni 2018. Anak-anak korban KM Sinar Bangun diharapkan dapat tetap bersemangat hingga berhasil meraih kesuksesan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

JR Saragih mencontohkan dirinya sejak kecil telah menjadi anak yatim. Meski begitu, dirinya tetap semangat hingga akhirnya dipercaya menjadi Bupati Simalungun selama dua periode. “Saya lahir juga orang tua saya sudah meninggal, tapi saya bisa seperti ini”, sambung JR Saragih.

Baca: Menteri Luhut Jamin Anak Korban KM Sinar Bangun Tak Putus Sekolah

Hari ini merupakan hari terakhir proses evakuasi karamnya KM Sinar Bangun. Meski telah menemukan posisi kapal, namun Basarnas serta keluarga memutuskan untuk tidak menarik bangkai kapal. Musababnya, medan yang harus dihadapi sangat berbahaya untuk melakukan proses evakuasi lanjutan.

Para keluarga korban juga sepakat untuk mengikhlaskan korban yang masih belum ditemukan. Tim dan keluarga melakukan doa bersama, prosesi tabur bunga dan peletakan batu pertama pembangunan monumen KM Sinar Bangun. Tujuannya untuk mengenang para korban yang berjumlah 164 orang yang dinyatakan masih hilang hingga saat ini.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Tiga Pemancing Hilang di Perairan Karang Suji Bangka Selatan, Kapal Tenggelam Dihantam Ombak Besar

11 hari lalu

Ilustrasi kapal tenggelam. Alexander Koerner/Getty Images
Tiga Pemancing Hilang di Perairan Karang Suji Bangka Selatan, Kapal Tenggelam Dihantam Ombak Besar

Seorang pemancing, Andong, diselamatkan Anak Buah Kapal (ABK) KM Kaisar yang melintas di perairan Karang Suji, Bangka Selatan.


Peristiwa Kapal Wisata Tenggelam di Kitaran Labuan Bajo, Terbaru Kapal Wisata White Pearl Karam

6 April 2024

Kapal wisata White Pearl tenggelam di sekitar Pulau Kanawa, Labuan Bajo. Jumat 5 April 2024. Foto: Istimewa
Peristiwa Kapal Wisata Tenggelam di Kitaran Labuan Bajo, Terbaru Kapal Wisata White Pearl Karam

Deretan peristiwa kapal wisata tenggelam di kitaran Labuan Bajo. Terbaru kapal wisata White Pearl, pada Jumat, 5 April 2024.


Kapal Wisata Tenggelam di Pulau Kanawa Labuan Bajo, Ini Profil Destinasi Wisata Bulan Madu di NTT

6 April 2024

Pulau Kanawa. Shutterstock
Kapal Wisata Tenggelam di Pulau Kanawa Labuan Bajo, Ini Profil Destinasi Wisata Bulan Madu di NTT

Kapal wisata White Pearl tenggelam di sekitar Pulau Kanawa, Labuan Bajo, NTT, pada Jumat, 5 April 2024. Berikut profil Pulau Kanawa


Pencarian Penumpang Kapal Tenggelam di Perairan Selayar Diakhiri, 18 Orang Dinyatakan Hilang

22 Maret 2024

Ilustrasi kapal tenggelam. AFP/Pedro Pardo
Pencarian Penumpang Kapal Tenggelam di Perairan Selayar Diakhiri, 18 Orang Dinyatakan Hilang

Basarnas mengakhiri proses pencarian korban kapal tenggelam di Perairan Selayar yang telah berlangsung selama 10 hari.


Kapal Tenggelam, Puluhan Pengungsi Rohingya Diselamatkan Nelayan Aceh dan Tim SAR

20 Maret 2024

Dua orang anak bermain di lokasi  kapal mengangkut imigran etnis Rohingya yang mendarat di pantai desa  Ie Meule, kecamatan Suka Jaya, Pulau Sabang, Aceh, Sabtu 2 Desember 2023.  Sebanyak 139 imigran etnis Rohingya terdiri dari laki laki,  perempuan dewasa dan anak anak menumpang kapal kayu kembali mendarat di Pulau Sabang, sehingga total jumlah imigran di Aceh tercatat  sebanyak 1.223 orang. ANTARA FOTO/Ampelsa
Kapal Tenggelam, Puluhan Pengungsi Rohingya Diselamatkan Nelayan Aceh dan Tim SAR

Nelayan Indonesia dan tim SAR pada Rabu 20 Maret 2024 berjuang menyelamatkan puluhan warga Rohingya setelah air pasang membalikkan kapal mereka


Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Perairan Selayar Diperpanjang, 18 Penumpang Belum Ditemukan

20 Maret 2024

Ilustrasi kapal tenggelam. Alexander Koerner/Getty Images
Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Perairan Selayar Diperpanjang, 18 Penumpang Belum Ditemukan

Basarnas memutuskan untuk memperpanjang proses pencarian korban kapal tenggelam Yuiee Jaya II diperpanjang.


Kapal Pencari Ikan Terbalik di Perairan Selayar, 24 Nelayan Belum Ditemukan

13 Maret 2024

Sejumlah penyelam melakukan proses penenggelaman Kapal Angkatan Laut (KAL) Tabuhan II-5-25 di Pantai Bangsring, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis 25 Januari 2024. Tiga kapal yakni KAL Tabuhan, Patkamla Baluran dan Patkamla Mustaka yang usianya sudah tua dan tidak efektif lagi untuk melaksanakan tugas operasi pengamanan, ditenggelamkan oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi di kawasan Pantai Bangsring sebagai upaya mendukung konservasi yang dijadikan rumah bagi biota laut. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya
Kapal Pencari Ikan Terbalik di Perairan Selayar, 24 Nelayan Belum Ditemukan

Basarnas masih mencari 24 penumpang kapal Dewi Jaya 2 yang terbalik di perairan Selayar sejak Sabtu dinihari 9 Maret 2024.


Update Kapal Tenggelam di Korsel: 4 ABK Indonesia Masih Belum Ditemukan

12 Maret 2024

Ilustrasi kapal tenggelam. AFP/Pedro Pardo
Update Kapal Tenggelam di Korsel: 4 ABK Indonesia Masih Belum Ditemukan

Sebanyak 4 ABK Indonesia masih belum ditemukan dari peristiwa tenggelamnya kapal penangkap ikan 2 Haeinsho di Korsel.


Respons BP2MI soal 7 ABK Indonesia Tenggelam di Korsel, 2 Dilaporkan Meninggal Dunia

11 Maret 2024

Tangkapan layar Kepala BP2MI Benny Rhamdani dalam konferensi pers terkait peristiwa tenggelamnya kapal PMI Indonesia di Korsel, diikuti dari Jakarta, Minggu (10/3/2024) (ANTARA).
Respons BP2MI soal 7 ABK Indonesia Tenggelam di Korsel, 2 Dilaporkan Meninggal Dunia

Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi korban kapal tenggelam di perairan Korsel pada Sabtu, 9 Maret 2024. Begini respons BP2MI.


Kapal Tenggelam di Korea Selatan, Enam Orang Hilang Termasuk WNI

9 Maret 2024

Ilustrasi kapal tenggelam. Shutterstock
Kapal Tenggelam di Korea Selatan, Enam Orang Hilang Termasuk WNI

Sedikitnya enam orang hilang, termasuk WNI, setelah sebuah kapal nelayan tenggelam di lepas pantai selatan Kota Tongyeong di Korea Selatan