Idul Fitri, Jokowi Ajak Masyarakat Indonesia Saling Memaafkan

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kanan) menyalami warga usai mengikuti salat Idul Fitri di Masjid Baiturrahman, Banda Aceh, 17 Juli 2015. ANTARA/Yudhi Mahatma

    Presiden Joko Widodo (kanan) menyalami warga usai mengikuti salat Idul Fitri di Masjid Baiturrahman, Banda Aceh, 17 Juli 2015. ANTARA/Yudhi Mahatma

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia menjelang hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah. Ia mengajak seluruh warga untuk saling memaafkan satu sama lain di hari raya ini.

    "Mari kita saling memaafkan dalam semangat Idul Fitri, dengan hati yang tulus dan ikhlas," kata Presiden Jokowi lewat akun Twitter pribadinya @jokowi pada Kamis, 14 Juni 2018.

    Baca: Megawati Menyuguhkan Es Kelapa Merah Putih untuk Jokowi

    Selain itu, Presiden Jokowi mengumumkan bahwa tahun ini ia dan keluarga akan merayakan Idul Fitri di Bogor, Jawa Barat. Sejak menjadi presiden, Jokowi memang selalu merayakan Lebaran di tempat yang berbeda. "Setelah 2015 di Aceh, 2016 di Padang, 2017 di Jakarta, besok salat id di Bogor," cuit Jokowi.

    Hingga berita ini dibuat, cuitan akun Twitter Presiden Jokowi itu disukai lebih dari 5 ribu netizen.

    Baca: Jokowi Masih Atur Waktu untuk Bertemu Amien Rais

    Dalam keterangan pers dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, usai melaksanakan salat Id, Jokowi rencananya akan menggelar open house di Istana Kepresidenan Bogor. Ia mempersilakan warga sekitar untuk hadir dan sama-sama merayakan Idul Fitri.

    Pada sore harinya, Jokowi dijadwalkan berangkat ke Solo. Ia akan merayakan lebaran bersama keluarga dan kerabat di kampung halamannya itu.

    Baca: Lebaran 2018, Jokowi Gelar Open House di Istana Bogor


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.