Jokowi Apresiasi Rencana Amien Rais Jadi Calon Presiden

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kiri) didampingi Ketua MPR Zulkifli Hasan menghadiri buka puasa bersama di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Jumat, 8 Juni 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Presiden Jokowi (kiri) didampingi Ketua MPR Zulkifli Hasan menghadiri buka puasa bersama di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Jumat, 8 Juni 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Bogor - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi rencana Partai Amanat Nasional (PAN) mengusung Amien Rais maju sebagai calon presiden dalam pemilihan presiden 2019. Dia banyak menyanjung kecakapan Ketua Dewan Kehormatan PAN itu.

    "Saya kira itu sangat bagus. Kita tahu beliau seorang tokoh politik yang tidak diragukan lagi pengalamannya," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa, 12 Juni 2018. "Senioritas beliau dalam kancah politik sudah tidak diragukan lagi," ujarnya lagi.

    Baca: Belajar dari Pengalaman, Yusril Tak Ingin Ikut Manuver Amien Rais

    Jokowi mengatakan, Amien Rais juga memiliki rekam jejak yang bagus. Kapabilitas serta kepemimpinan mantan Ketua MPR itu juga disebut Jokowi tak diragukan lagi. Kehadirannya, kata Jokowi, bisa memberikan alternatif pilihan bagi masyarakat saat pemilu nanti.

    Amien Rais sebelumnya mengungkapkan  rencana maju sebagai calon presiden 2019. Rencana itu akan dia sampaikan dalam rapat kerja nasional PAN.

    "Jadi kami akan mencapreskan tokoh-tokoh partai sendiri. Pertama Zul, kedua Sutrisno, ketiga Hatta, keempat mbah Amien Rais," kata Amien di kediaman Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu, 9 Juni 2018.

    Baca: Amien Rais Ingin Nyapres, Hanura: Dulu Saja Cuma 15 Persen...

    Amien Rais menilai dirinya sedikit layak menjadi capres. Dia mengaku terinspirasi oleh Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad yang menjabat di usia 92 tahun. "Mbah Amien Rais ini walaupun tua enggak apa-apa. Begitu Mahathir jadi, saya jadi remaja lagi sekarang," ujar politikus berusia 74 tahun ini.

    VINDRY FLORENTIN | BUDIARTI UTAMI PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.