Pakai Baju Adat Alor, Menteri Agama Jadi Target Ajakan Selfie

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memakai pakaian adat dari Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, saat menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Pancasila, Jakarta, Jumat, 1 Juni 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memakai pakaian adat dari Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, saat menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Pancasila, Jakarta, Jumat, 1 Juni 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menjadi pusat perhatian saat menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Gedung Pancasila, Jakarta, hari ini Jumat, 1 Juni 2018.

    Mengenakan pakaian tradisional khas Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Lukman tampak mencolok dibandingkan tamu-tamu yang lainnya. Bertugas sebagai pembaca doa dan berada di kursi deretan terdepan membuatnya makin menjadi pusat perhatian.

    Baca: Apel Hari Lahir Pancasila, Jokowi dan Menteri Pakai Baju Adat

    Lukman mengenakan kemeja putih dengan selendang merah yang disilangkan di bagian depannya. Kain kafate berwarna sama ia lilitkan di pinggang sebagai bawahan.

    Penampilan Lukman makin maksimal dengan segala aksesoris seperti ikat pinggang destar, hiasan kepala dari bulu unggas, dan pedang yang disisipkan di pinggang kirinya.

    Sejumlah pejabat negara mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang dipimpin Presiden Jokowi di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jumat, 1 Juni 2018. Tak hanya Jokowi, para pejabat pun turut mengenakan baju adat dari berbagai daerah di Indonesia. TEMPO/Subekti

    Menurut Lukman, tidak butuh banyak waktu untuk mengubah penampilannya ini. "Iya, ini dari Alor, NTT. Enggak lama, sebentar kok," katanya saat ditemui seusai acara.

    Penampilan ini membuat politikus Partai Persatuan Pembangunan itu jadi target tamu-tamu yang ingin mengajaknya berfoto bersama, sejak upacara belum dimulai. Selepas acara, beberapa kali Lukman yang hendak meninggalkan lokasi tampak harus berhenti demi melayani permintaan berfoto.

    Baca: Jokowi: Pancasila Rumah Bagi Keragaman Bangsa Indonesia

    Selain Menteri Agama, sejumlah pejabat dan tamu undangan juga memakai baju adat. Presiden Joko Widodo atau Jokowi memilih pakaian khas Jawa. Adapun Wakil Presiden Jusuf Kalla hanya memakai batik dan kopiah hitam.

    Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy memilih memakai baju khas Provinsi Riau, kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf mengenakan baju adat Bali, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofjan Djalil memakai baju khas Aceh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.