5 SMPN Ini Tak Gunakan Sistem Zonasi PPDB, Simak Alasannya

Reporter

Editor

Elik Susanto

Sejumlah warga bandung berunjuk rasa di depan Kantor Dinas Pendidikan Kota Bandung, mereka memprotes kebijakan sistem PPDB yang merugikan pelajar. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan memberikan pengecualian terhadap lima SMP Negeri untuk tidak memberlakukan sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2018. Alasannya, Sekolah Menengah Pertama Negeri itu jauh dari permukiman penduduk.

"Bagi lima sekolah tersebut pengecualian, karena letaknya yang jauh dari pemukiman," ujar Kepala Dinas Pendidikan  Kota Bandung, Elih Sudiapermana, di Bandung, Selasa, 29 Mei 2018. Lima sekolah yang tidak menerapkan sistem zonasi PPDB secara penuh yakni SMPN 2, SMPN 5, SMPN 7, SMPN 14, dan SMPN 44.

Baca: Sistem Zonasi PPDB, Jarak Rumah Jadi Penentu Masuk Sekolah Negeri

Elih menjelaskan, letak sekolah tersebut jauh dari pemukiman sehingga tidak memungkinkan pemberlakuan sistem zonasi umum.  Sebab, salah satu komponen seleksi penerimaan siswa baru yaitu berdasarkan jarak antara sekolah dan tempat tinggal. Pengecualian ini untuk menghindari kekacauan proses pendaftaran.

Pada lima SMP itu, kuota zonasi diberlakukan hanya 50 persen dari daya tampung. Sedangkan di sekolah lain, kuota zonasi ditetapkan sebanyak 90 persen. "SMPN 2, kalau 90 persen berdasarkan zonasi itu kira-kira akan sampai ke Antapani. Padahal di Antapani ada SMPN 45, SMPN 49. Termasuk ada SMPN 22. Jadi nanti bisa crowded," kata Elih.

Sebagai penggantinya, Disdik Kota Bandung menerapkan kuota untuk jalur akademik khusus untuk di lima sekolah itu. Kuota yang disiapkan yaitu sebanyak 40 persen dari total siswa yang diterima. Jalur akademik ini merupakan sistem seleksi berdasarkan jumlah nilai Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) ditambah nilai rata-rata raport sesuai ketentuan.

Setelah komponen ini terpenuhi, barulah sistem akan menyeleksi sesuai zonasi. "Jalur akademik ini di sekolah lain tidak ada. Ini khusus untuk lima sekolah ini saja," kata Elih sembari menambahkan sistem zonasi pada kategori ini tetap diberlakukan meskipun kuotanya diminimalisasi.

Elih berharap, siswa yang bertempat tinggal di lokasi SMPN tetap mendapatkan haknya untuk belajar di sekolah yang dekat. "Orang yang dekat (dengan sekolah) harus punya hak. Kami pakai zonasi dalam PPDB ini kan supaya merasa punya hak kepada sekolah yang dekat".






Rektor Unila Bukan yang Pertama, Ini Sederet Kasus Jual Beli Bangku di Dunia Pendidikan

34 hari lalu

Rektor Unila Bukan yang Pertama, Ini Sederet Kasus Jual Beli Bangku di Dunia Pendidikan

Praktek jual beli bangku di dunia pendidikan Indonesia sudah lama dan marak terjadi. Terakhir Rektor Unila pun kena OTT untuk kasus serupa.


Siswa Tunawicara dan Tunarungu Jatuh dari Lantai 3 Gedung SMPN di Jakarta

45 hari lalu

Siswa Tunawicara dan Tunarungu Jatuh dari Lantai 3 Gedung SMPN di Jakarta

SMPN 52 Cipinang, Jakarta Timur, membenarkan ada siswa berinisial MR (14) jatuh dari lantai tiga pada 2 Agustus 2022.


Polisi Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual di SMPN 6 Kota Bekasi

3 Agustus 2022

Polisi Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual di SMPN 6 Kota Bekasi

Terduga pelaku pelecehan seksual merupakan staf perpustakaan berinisial DP berusia 30 tahun


Pemkot Jakbar Bantah Kabar SMPN 75 Paksa Siswinya Pakai Jilbab

1 Agustus 2022

Pemkot Jakbar Bantah Kabar SMPN 75 Paksa Siswinya Pakai Jilbab

Viral di media sosial tentang pengakuan orang tua yang anaknya disindir secara kasar karena tidak memakai jilbab di SMPN 75


Tiga Siswa Korban Pencabulan Guru Agama di Tangerang Dapat Pendampingan

21 Juli 2022

Tiga Siswa Korban Pencabulan Guru Agama di Tangerang Dapat Pendampingan

Polisi menangkap AR. 28 tahun, seorang guru agama di sebuah SMPN di Tangerang yang diduga pelaku pencabulan pada tiga siswanya


Beredar Surat Sakti Anggota DPRD Banten Masukkan Nama Calon Siswa ke SMA Favorit di Tangsel

18 Juli 2022

Beredar Surat Sakti Anggota DPRD Banten Masukkan Nama Calon Siswa ke SMA Favorit di Tangsel

Surat sakti anggota DPRD Banten beredar yang berisi nama calon siswa agar diterima di SMA favorit di Tangsel. Dibantah anggota DPRD.


Pemkot Solo Bakal Gabungkan SD yang Minim Siswa

13 Juli 2022

Pemkot Solo Bakal Gabungkan SD yang Minim Siswa

Supaya efisisen, Pemerintah Kota Solo berencana untuk menggabungkan sekolah dasar yang siswanya minim.


Kepala Sekolah SMPN 17 Tangerang Selatan Dinonaktifkan, Tersangka Dugaan Korupsi Dana PIP

12 Juli 2022

Kepala Sekolah SMPN 17 Tangerang Selatan Dinonaktifkan, Tersangka Dugaan Korupsi Dana PIP

Setelah kepala sekolah itu ditetapkan tersangka, Dinas Pendidikan langsung menonaktifkannya sambil menunggu keputusan inkrah persidangan.


Semangat Azzam Jadi Satu-satunya Siswa Baru di SD Sriwedari 197 Solo

12 Juli 2022

Semangat Azzam Jadi Satu-satunya Siswa Baru di SD Sriwedari 197 Solo

Azzam menjadi satu-satunya siswa kelas I di SD Sriwedari 197 Solo dari hasil PPDB zonasi. Meski hanya sendiri di kelas, dia tetap semangat belajar


Hanya Ada 1 Siswa Baru di SD Sriwedari 197 Solo dari PPDB Zonasi

11 Juli 2022

Hanya Ada 1 Siswa Baru di SD Sriwedari 197 Solo dari PPDB Zonasi

Sejumlah SD di Kota Solo diketahui masih kekurangan siswa baru lewat sistem PPDB zonasi. Meski begitu, kegiatan belajar tetap berjalan.