Zulkifli Hasan: Eks Napi Korupsi Jadi Caleg Tak Perlu Ditandai

Reporter

Ketua Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan memberi sambutan pada acara deklarasi bergabungnya Partai Idaman di Kuningan, Jakarta Selatan, 12 Mei 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan usulan Presiden Joko Widodo atau Jokowi agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan tanda kepada mantan narapidana korupsi yang akan mendaftar menjadi caleg itu tidak perlu.

“Sudah ada putusan hakim, untuk apa ditandai. Tandanya sudah jelas, dia dipenjara. Itu sudah jadi cap di publik,” kata Zulkifli di kediamannya, Jakarta Selatan pada Selasa, 29 Mei 2018.

Baca: Usulan Presiden di PKPU Pencalonan, Perludem: Tidak Mengejutkan

Zulkifli mengatakan peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) perihal larangan eks narapidana koruptor tidak bisa melampaui putusan hakim di pengadilan. “Lah putusan hakim kan paling tinggi. Itu dong yang berlaku. Undang-undangnya kan begitu. Ya, masa PKPU lebih tinggi dari undang-undang, mana bisa,” kata Ketua MPR ini.

KPU menggagas larangan mendaftar caleg bagi mantan napi korupsi demi menyajikan pilihan peserta pemilu yang baik dan berintegritas kepada masyarakat. KPU berkukuh memasukkan larangan itu ke PKPU tentang pencalonan legislatif meski mendapat banyak kritikan dan penolakan.

Baca: Muhaimin Iskandar: Tanpa Tanda Eks Koruptor, Orang Sudah Tahu

Zulkifli mengatakan, mantan koruptor bisa tertutup kesempatannya untuk menjadi calon legislatif apabila ada revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Ia mengatakan, selama UU tersebut masih berlaku, maka KPU tidak bisa melarang mantan narapidana korupsi mencalonkan diri sebagai caleg.

“Hakim memutuskan ‘tok’ kamu tidak boleh hak politiknya selama lima tahun. Ada yang diputus ‘tok’ boleh punya hak politik. Lah terus KPU enggak boleh semuanya? Ya jangan begitu dong,” kata Zulkifli.

Baca: Saran Presiden Soal PKPU Pencalonan, KPU: Keputusan Kami Final






Lepas Ekspor 1,2 Juta Produk Aluminium, Mendag: Kami Sudah Buatkan Jalan Tolnya

1 hari lalu

Lepas Ekspor 1,2 Juta Produk Aluminium, Mendag: Kami Sudah Buatkan Jalan Tolnya

Mendag Zulkifli Hasan melepas ekspor produk aluminium produksi PT Maspion Group sebanyak 22 kontainer ke enam negara.


KPPU Soroti Industri Ayam Dalam Negeri yang Dikuasai Segelintir Pemain

3 hari lalu

KPPU Soroti Industri Ayam Dalam Negeri yang Dikuasai Segelintir Pemain

Temuan KPPU menunjukan adanya keterkaitan antara pasar pakan ternak dengan peternakan ayam.


Tinjau Pasar Cik Puan, Mendag Klaim Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Terjangkau

3 hari lalu

Tinjau Pasar Cik Puan, Mendag Klaim Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Terjangkau

Mendag Zulkifli Hasan mengklaim stok kebutuhan pokok di Pekanbaru mencukupi dan harganya terjangkau.


Menuju Pemilu 2024, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan: Kita Boleh Bertengkar, Tapi...

4 hari lalu

Menuju Pemilu 2024, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan: Kita Boleh Bertengkar, Tapi...

Menteri Perdagangan sekaligus Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meminta menuju Pemilu 2024 tidak ada demokrasi transaksional. Maksudnya?


Zulkifli Hasan Sebut Industri Ayam Dalam Negeri Dikuasai 3 Perusahaan

4 hari lalu

Zulkifli Hasan Sebut Industri Ayam Dalam Negeri Dikuasai 3 Perusahaan

Zulkifli Hasan menuturkan Kementerian Perdagangan akan merumuskan kebijakan untuk mengatur tata niaga ayam.


Mendag Zulkifli Hasan Beberkan Capaian 100 Hari Kerja: Panjang Prosesnya, Siang Malam Kerjanya

4 hari lalu

Mendag Zulkifli Hasan Beberkan Capaian 100 Hari Kerja: Panjang Prosesnya, Siang Malam Kerjanya

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan telah genap 100 hari masa kerja sejak dilantik Presiden Jokowi pada 15 Juni 2022, Menurutnya, apa saja capaiannya?


Terpopuler Bisnis: Pengemudi Ojol Bakal Terima Bansos, Inflasi Pangan Terjaga

4 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Pengemudi Ojol Bakal Terima Bansos, Inflasi Pangan Terjaga

Berita terpopuler ekonomi bisnis sepanjang Minggu, 25 September 2022 antara lain tentang bansos berupa BLT UMKM yang bakal diterima pengemudi ojol.


Ombudsman Minta Kemendag Hapus DMO, Zulkifli Hasan: Enggak Bisa

5 hari lalu

Ombudsman Minta Kemendag Hapus DMO, Zulkifli Hasan: Enggak Bisa

Zulkifli Hasan menegaskan kementeriannya tak akan mengikuti rekomendasi Ombudsman RI untuk menghapus kebijakan pemenuhan kebutuhan domestik atau DMO.


Harga Beras Naik, Zulkifli Hasan: Lebih Bagus Sekarang Dibanding Zaman Soeharto

5 hari lalu

Harga Beras Naik, Zulkifli Hasan: Lebih Bagus Sekarang Dibanding Zaman Soeharto

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengklaim kenaikan harga beras hanya sebesar 0,9 persen selama 100 hari masa kerjanya.


100 Hari Kerja, Zulkifli Hasan Klaim Inflasi Pangan Terjaga

5 hari lalu

100 Hari Kerja, Zulkifli Hasan Klaim Inflasi Pangan Terjaga

Zulkifli Hasan mengklaim inflasi pangan sampai Agustus 2022 cukup terjaga.