Kecelakaan Speedboat di Tanjung Urong, 5 Orang Meninggal

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proses evakuasi Speedboat Reguler SB Rejeki Baru Kharisma yang terbalik dalam perjalanan Tarakan menuju Tanjung Selor, Kalimantan Utara, 25 Juli 2017. Dok. Basarnas Balikpapan

    Proses evakuasi Speedboat Reguler SB Rejeki Baru Kharisma yang terbalik dalam perjalanan Tarakan menuju Tanjung Selor, Kalimantan Utara, 25 Juli 2017. Dok. Basarnas Balikpapan

    TEMPO.CO, Samarinda - Speedboat Harapan Baru tujuan Malinau-Tarakan mengalami kecelakaan di Perairan Tanjung Urong, Desa Sengkong-Bebatu, Kabupaten Tanah Tidung, Kalimantan Utara, Selasa, 22 Mei 2018. Dari 35 penumpang, lima orang dinyatakan meninggal akibat kecelakaan itu. 

    “Ada 28 penumpang dewasa, empat anak-anak dan tiga ABK. Untuk yang meninggal, empat orang dewasa dan satu balita,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Gusti Anwar Mulyadi, Selasa. 

    Baca: Speedboat Terbalik di Tarakan, 10 Penumpang Tewas

    Dari informasi yang dihimpun tim search and rescue (SAR) gabungan, diketahui terdapat tali setir kemudi speedboat yang putus. Hal ini mengakibatkan pengemudi tak dapat mengendalikan kemudi kapal.

    “Akibatnya, speedboat tidak terkendali dan mengarah langsung ke pinggir sungai dan langsung menabrak pepohonan di lokasi kejadian perkara,” kata Kepala Seksi Operasi Octavianto.

    Ia menyatakan semua korban kecelakaan telah dievakuasi tim SAR gabungan. Semua penumpang juga telah dibawa ke rumah sakit terdekat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.