JK Terbang ke Turki Hadiri KTT Luar Biasa OKI soal Palestina

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, berjalan bersama seusai mengikuti sholat Jumat, di Masjid Istiqlal, Jakarta, 31 Juli 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, berjalan bersama seusai mengikuti sholat Jumat, di Masjid Istiqlal, Jakarta, 31 Juli 2015. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK akan bertolak ke Turki, pada Kamis malam, 17 Mei 2018. JK akan berangkat ke sana untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

    "Di Istanbul, Wapres akan mengikuti serangkaian kegiatan KTT Luar Biasa OKI di Istanbul pada Jum’at, 18 Mei 2018, yang dimulai dari pukul 18.30 hingga 24.00 waktu setempat," kata juru bicara wakil presiden, Husain Abdullah, dalam siaran tertulisnya, Kamis, 17 Mei 2018.

    Baca: Ramadan, Menteri Pertanian Lapor ke JK: Stok Pangan Aman

    Husain mengatakan, KTT digelar untuk menyikapi perkembangan terakhir di Palestina menyusul pemindahan kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem, pada 14 Mei 2018. Juga tentang bentrok yang terjadi di perbatasan Gaza dan Israel yang menyebabkan meninggalnya rakyat sipil.

    Husain mengatakan, Kalla dan rombongan akan berangkat menggunakan pesawat kepresidenan BBJ-2. Sebelum tiba di Istanbul, Turki, JK beserta istrinya, Mufidah Jusuf Kalla, dan rombongan akan transit terlebih dahulu di Bandara Internasional Abu Dhabi, Uni Emirate Arab, untuk keperluan pengisian bahan bakar pesawat, setelah menempuh penerbangan kurang lebih 8 jam 10 menit.

    Baca: JK: Sawit Dilarang, Target Pembangunan Berkelanjutan Tak Tercapai

    Usai pengisian bahan bakar kurang lebih dua jam, JK dan rombongan melanjutkan penerbangannya ke Istanbul dengan waktu tempuh 4 jam 15 menit. "Diperkirakan tiba pada Jumat pagi waktu setempat," ujarnya.

    JK dan rombongan dijadwalkan kembali ke tanah air pada Sabtu siang. Dan akan tiba di Jakarta pada Ahad pagi, 20 Mei 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.