Koalisi Jokowi Sepakat RUU Antiterorisme Disahkan Sebelum Lebaran

Presiden Jokowi (ketiga kanan) didampingi Menkopolhukam Wiranto dan Kepala BIN Budi Gunawan, menyampaikan keterangan mengenai insiden Mako Brimob di Istana Bogor, 10 Mei 2018. Kelima anggota polisi yang tewas antara lain Inspektur Satu Luar Biasa Anumerta Yudi Raspuji, Ajun Inspektur Dua Luar Biasa Anumerta Deni Seadi, Brigadir Luar Biasa Anumerta Sandi Setyo Nugroho, Brigadir Satu Luar Biasa Anumerta Sukron Fadli, dan Brigadir Satu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamingkas. ANTARA/Puspa Perwitasari

TEMPO.CO, Jakarta - Pertemuan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto dengan sekretaris jenderal partai pendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi sepakat soal Rancangan Undang-undang atau RUU Antiterorisme. Wiranto dan sekjen partai pendukung Jokowi sepakat RUU Antiterorisme disahkan menjadi Undang-undang sebelum Lebaran.

"Ada kesepakatan RUU Tindak Pidana terorisme akan disahkan sebelum lebaran," kata Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia saat dihubungi, Selasa, 15 Mei 2018.

Pertemuan petinggi partai pendukung Jokowi dengan Wiranto yang digelar kemarin untuk merespon bom yang terjadi di Surabaya dan Sidoardjo. Bom bunuh diri meledak di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur pada Ahad pagi, 13 Mei 2018 selang sekitar tiga hingga lima menit. Malam harinya, bom bunuh diri terjadi di Rumah Susun Wonocolo, Sidoarjo. Selanjutnya, Senin pagi, 14 Mei 2018, bom bunuh diri kembali terjadi di Mapolrestabes Surabaya.

Baca juga: TNI Dilibatkan Atasi Teroris, BIN: Terutama di Area Medan Berat  

Terlihat hadir di rumah dinas Wiranto kemarin Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus, Politikus Golkar Agun Gunandjar, Sekjen PPP Arsul Sani, dan Sekjen PKB Abdul Karding, Sekjen PSI Raja Juli Antoni.

Antoni mengatakan sikap PSI sama dengan Presiden Jokowi soal RUU terorisme."Bila tidak disahkan pada bulan Juni, maka Perppu adalah solusi terakhir," kata Raja Juli Antoni.

Namun pengamat dan lembaga sipil meminta Presiden Jokowi tak menerbitkan Perpu Antiterorisme. Mereka menilai pembahasan dan perbaikan regulasi pencegahan dan pemberantasan terorisme sudah hampir rampung dalam revisi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang pemberantasan Tindak Pidana Terorisme di Panitia Khusus DPR.

"Hanya perlu disesuaikan sejumlah aturan yang selama ini menimbulkan kontroversi di masyrakat," kata Ketua Badan Pengurus Setara Institute Hendardi kemarin.

Anggota DPR Asrul Sani mengatakan yakin revisi RUU Antiterorisme akan disahkan sebelum lebaran. "Sebelum paripurna penutupan masa sidang, sebelum Lebaran, insyaallah bisa kita selesaikan," kata Asrul Sani.

Asrul mengatakan hasil pertemuan tersebut menyepakati revisi RUU Terorisme harus selesai pada masa sidang yaang akan dimulai pada 18 Mei sampai sebelum Lebaran.

Menurut Asrul revisi RUU Terorisme hanya tinggal menyisakan satu pokok masalah, yaitu definisi terorisme. Asrul mengatakan hal itu sudah mengerucut pada dua pilihan definisi pada sidang sebelumnya.

"Pertama, memasukkan frasa adanya motif atau kepentingan politik, ideologi, dan atau ancaman terhadap keamanan negara itu di dalam batang tubuh sebagai bagian dari definisi," kata Asrul.

Baca juga: Pro dan Kontra TNI Ikut Penanganan Terorisme, Kompolnas Merespons

Pilihan kedua, tidak memasukkan frasa-frasa itu sehingga memberikan keleluasaan yang lebih kepada aparat penegak hukum dalam melakukan proses penegakan hukum di lapangan. Menurut Asrul sehingga frasa-frasa adanya kepentingan atau motif politik dan lain-lain masuk dalam bagian menimbang, maupun penjelasan umum dari undang-undang.

Dengan begitu menurut Asrul pembahasan selanjutnya hanya tinggal memilih antara kedua hal itu. Asrul mengatakan tidak ada fraksi di DPR yang menolak hal tersebut.

Pada kesempatan yang sama Wiranto mengklaim pembahasan mengenai keteribatan TNI dan definisi terorisme dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Antiterorisme sudah selesai.

"Yang pertama definisi, sudah selesai, kami anggap selesai ada kesepakatan. Yang kedua pelibatan TNI bagaimana, sudah selesai juga," kata Wiranto.

Dengan begitu menurut Wiranto tidak ada lagi yang perlu diperdebatkan. Wiranto mengatakan RUU Antiterorisme akan segera menjadi undang-undang.






Partai Mahasiswa Indonesia Berawal dari Perpecahan di BEM Nusantara

25 April 2022

Partai Mahasiswa Indonesia Berawal dari Perpecahan di BEM Nusantara

Partai Mahasiswa Indonesia berawal dari perpecahan di tubuh BEM Nusantara.


BEM Nusantara Klaim Pertemuan dengan Wiranto Bukan Upaya Pelemahan Mahasiswa

10 April 2022

BEM Nusantara Klaim Pertemuan dengan Wiranto Bukan Upaya Pelemahan Mahasiswa

"Jangan libatkan pertemuan kemarin sebagai upaya pelemahan gerakan mahasiswa," kata koordinator pulau Jawa BEM Nusantara Ahmad Marzuki


Sudah Ketemu Wiranto, BEM Nusantara Tak Larang Anggotanya Demo 11 April

9 April 2022

Sudah Ketemu Wiranto, BEM Nusantara Tak Larang Anggotanya Demo 11 April

Koordinator BEM Nusantara untuk Pulau Jawa, Ahmad Marzuki menyatakan organisasinya tidak melarang anggotanya untuk tetap menggelar demonstrasi pada 11 April 2022


Wiranto Temui Perwakilan BEM Nusantara, Pengamat: Ada yang Takut Didemo

9 April 2022

Wiranto Temui Perwakilan BEM Nusantara, Pengamat: Ada yang Takut Didemo

Pengamat menilai pemerintah seharusnya menjelaskan kepada para mahasiswa sebelum membuat keputusan yang tak pro rakyat.


BEM SI Mengaku Dapat Ancaman Jika Tetap Gelar Demo 11 April 2022

9 April 2022

BEM SI Mengaku Dapat Ancaman Jika Tetap Gelar Demo 11 April 2022

BEM SI mengaku mereka mendapat ancaman jika tetap menggelar demo pada Senin mendatang.


Wiranto Temui BEM Nusantara, Pakar Politik: Skenario Memecah Gerakan Mahasiswa

9 April 2022

Wiranto Temui BEM Nusantara, Pakar Politik: Skenario Memecah Gerakan Mahasiswa

Pertemuan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Wiranto dengan BEM Nusantara dianggap sebagai upaya penggembosan terhadap rencana aksi mahasiswa.


Wiranto Paparkan 4 Alasan Jokowi 3 Periode Sulit Terealisasi

8 April 2022

Wiranto Paparkan 4 Alasan Jokowi 3 Periode Sulit Terealisasi

Pernyataan ini disampaikan Wiranto usai bertemu mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa atau BEM Nusantara di Kantor Wantimpres.


Usai Bertemu Wiranto, BEM Nusantara Batal Ikut Demo Tolak Jokowi 3 Periode?

8 April 2022

Usai Bertemu Wiranto, BEM Nusantara Batal Ikut Demo Tolak Jokowi 3 Periode?

BEM Nusantara hari ini bertemu dengan Kepala Dewan Pertimbangan Presiden Wiranto di Kantor Wantimpres, menjelang demo menolak Jokowi 3 Periode


Wiranto ke BEM soal Jokowi 3 Periode: Mengapa Meributkan yang Masih Wacana

8 April 2022

Wiranto ke BEM soal Jokowi 3 Periode: Mengapa Meributkan yang Masih Wacana

Wiranto memberikan penjelasan ke BEM Nusantara soal isu Jokowi 3 periode hingga penundaan Pemilu 2024.


Temui Mahasiswa Jelang Demo Jokowi 3 Periode, Wiranto: Ketimbang Panas-panasan

8 April 2022

Temui Mahasiswa Jelang Demo Jokowi 3 Periode, Wiranto: Ketimbang Panas-panasan

Ketua Wantimpres Wiranto bertemu dengan Badan Eksekutif Mahasiswa atau BEM Nusantara di Kantor Wantimpres menjelang demo menolak Jokowi 3 periode