Moeldoko Beberkan Tiga Skenario Penanggulangan Rusuh Mako Brimob

Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu berdiskusi dengan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (tengah) dan Panglima TNI Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto ketika menghadiri pembukaan Zikir Kebangsaan dan Rakernas I Majelis Zikir Hubbul Wathon di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, 21 Februari 2018. ANTARA/Wahyu Putro A

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf Presiden Moeldoko mengungkapkan langkah kepolisian dalam menanggulangi kerusuhan di Markas Komando atau Mako Brimob yang terjadi sejak Selasa, 8 Mei 2018. Ia menyebutkan tiga alternatif skenario yang bakal dilakukan kepolisian untuk melumpuhkan narapidana dan tahanan yang terlibat dalam kerusuhan.

Moeldoko mengatakan, awalnya, kepolisian sempat mempertimbangkan untuk menyerbu langsung para narapidana. Namun rencana itu urung dilaksanakan. "Perhitungan dilakukan karena ada satu anggota Brimob yang masih hidup dan disandera," kata Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Jumat, 11 Mei 2018. 

Baca: Begini Tahanan Teroris Diduga Hafal Rutinitas Jaga Mako Brimob

Alternatif kedua, ucap Moeldoko, kepolisian berusaha memberikan tekanan, misalnya mematikan listrik dan air serta tak memberikan makanan kepada para narapidana kasus terorisme. Ia pun menuturkan para napi akhirnya mengeluh dan melepaskan sandera. "Setelah yang satu dilepas, kami tekan lagi, yang pada akhirnya mereka menyerah," ujarnya.

Namun tak semua para napi teroris itu menyerah. Moeldoko menuturkan ada sepuluh napi teroris yang menolak. Aparat kemudian melakukan tindakan serbu langsung setelah mendapat perintah. Serbuan itu, kata dia, ditandai dengan adanya ledakan. Langkah itu membuat sepuluh napi itu menyerah.

Moeldoko memastikan kepolisian tidak menghabisi napi. Menurut dia, pemerintah Indonesia terikat pada Konvensi Jenewa. "Kalau lawan sudah menyerah, tidak boleh dibunuh. Langkah-langkahnya seperti itu, sehingga semuanya selesai dan tidak ada korban pada serbuan itu," katanya.

Baca: Tito Karnavian Ungkap Polisi Tak Menyerbu Rutan Mako Brimob

Dalam kerusuhan yang terjadi pada Selasa, 8 Mei 2018, 155 napi dan tahanan teroris melakukan penyanderaan terhadap sembilan anggota kepolisian. Lima anggota gugur dibunuh, sementara empat lain luka-luka. Satu napi terorisme tewas dalam kerusuhan itu.

Polisi berhasil menangani kerusuhan dan membebaskan anggotanya yang disandera, Bripka Iwan Sarjana, pada Kamis pukul 00.00. Pukul 07.15 WIB, Wiranto, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan menyatakan operasi pemulihan keamanan selesai. Penyanderaan dan pembunuhan sadis yang dilakukan para tahanan di Rutan Cabang Salemba di Mako Brimob berjalan lebih dari 36 jam.






Moeldoko Sebut Tren Serangan Teror Menurun, Tak Lama Ada Bom Astana Anyar

2 hari lalu

Moeldoko Sebut Tren Serangan Teror Menurun, Tak Lama Ada Bom Astana Anyar

Moeldoko mengklaim upaya Indonesia dalam penanganan aksi terorisme sudah terbukti telah membuahkan hasil saat bertemu Menteri Kirgizstan


Moeldoko Tanggapi Bom Polsek Astana Anyar: Tak Ada Untungnya

2 hari lalu

Moeldoko Tanggapi Bom Polsek Astana Anyar: Tak Ada Untungnya

Moeldoko menilai aksi bunuh diri seperti yang terjadi pada peristiwa bom Polsek Astana Anyar tak menguntungkan siapa pun.


Pemerintah Akan Buka 200 Ribu Hektar Lahan Sorgum, Dimulai dari 15 Ribu Hektare di NTT

5 hari lalu

Pemerintah Akan Buka 200 Ribu Hektar Lahan Sorgum, Dimulai dari 15 Ribu Hektare di NTT

Moeldoko mengatakan pemerintah menargetkan pembukaan 200 ribu hektar untuk pengembangan komoditas sorgum.


Moeldoko Masak Nasi Goreng Bareng Bapanas, Sosialisasi Pangan Substitusi Beras

5 hari lalu

Moeldoko Masak Nasi Goreng Bareng Bapanas, Sosialisasi Pangan Substitusi Beras

Moeldoko berharap melalui demo masak nasi goreng sorgum sebagai bentuk sosialisasi alternatif makanan sehat.


Moeldoko Nyatakan Tak Setuju Impor Beras, tapi...

6 hari lalu

Moeldoko Nyatakan Tak Setuju Impor Beras, tapi...

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menilai impor beras adalah alternatif terakhir apabila memang diperlukan.


Jokowi dan Joe Biden Sepakat Kembangkan Kendaraan Listrik, Dananya Rp 308 T

7 hari lalu

Jokowi dan Joe Biden Sepakat Kembangkan Kendaraan Listrik, Dananya Rp 308 T

Presiden Jokowi dilaporkan telah menjalin kesepakatan dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden terkait pengembangkan kendaraan listrik.


Aksi Nyata Transisi Energi Bawa PLN Raih Green Initiative Awards 2022

8 hari lalu

Aksi Nyata Transisi Energi Bawa PLN Raih Green Initiative Awards 2022

Pemerintah menilai PLN telah melakukan aksi nyata. Antara lain melalui PLTS terapung dan penguatan ekosistem kendaraan listrik.


Relawan Ubah Deklarasi Moeldoko Lebih Sederhana, Prioritaskan Bantu Korban Gempa Cianjur

12 hari lalu

Relawan Ubah Deklarasi Moeldoko Lebih Sederhana, Prioritaskan Bantu Korban Gempa Cianjur

Relawan mengubah agenda deklarasi Moeldoko menjadi lebih sederhana dan berfokus pada aksi kemanusiaan korban gempa Cianjur


Kartu Prakerja Berjalan 3 Tahun, Penerima Manfaat di Aceh Tembus 400 Ribu Orang

16 hari lalu

Kartu Prakerja Berjalan 3 Tahun, Penerima Manfaat di Aceh Tembus 400 Ribu Orang

Sebanyak 440.287 dari total 16,4 juta penerima Program Kartu Prakerja berasal dari Provinsi Aceh.


Bamsoet Apresiasi KSP Dukung Konser Slank

18 hari lalu

Bamsoet Apresiasi KSP Dukung Konser Slank

Puncak konser HUT-39 Slank 'Beautiful Smile Indonesia Tour' akan diselenggarakan di Pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta pada 17 Desember 2022