Sejumlah Polisi Terluka Akibat Kerusuhan Mako Brimob

Reporter:
Editor:

Widiarsi Agustina

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi memuat barikade di depan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Tempo/IMAM HAMDI

    Polisi memuat barikade di depan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Tempo/IMAM HAMDI

    TEMPO.CO, Jakarta - Mabes Polri menyatakan sejumlah polisi mengalami luka-luka, namun tidak ada korban jiwa, dalam Kerusuhan di Mako Brimob, Depok, Selasa 8 Mei 2018 malam.

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal M Iqbal dalam konferensi pers, Rabu dini hari, mengatakan polisi masih melakukan penanganan kerusuhan antara petugas dan tahanan tersebut. Hingga pukul 01.00 WIB, Rabu dini hari, Iqbal menegaskan tidak ada korban jiwa.

    "Saat ini, kami sedang melakukan tindakan-tindakan kepolisian, baik melalui pendekatan halus, maupun tindakan-tindakan lain," ujarnya.

    Baca : Mako Brimob Kepala Dua Dikabarkan Rusuh, Penjagaan Diperketat

    Iqbal belum dapat menjelaskan penyebab kerusuhan tersebut maupun kelompok tahanan yang terlibat kerusuhan. Setelah proses penyelidikan selesai, Mabes Polri baru akan memberikan penjelasan lengkap.

    "Saya belum bisa menyampaikan pemicunya. Nanti akan disampaikan," ujarnya.

    Iqbal meminta masyarakat untuk tidak langsung mempercayai informasi di media sosial tentang kerusuhan ini jika sumber informasinya tidak dapat dipertanggungjawabkan.

    "Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang. Tidak terhasut dengan semua informasi yang ada di media sosial yang sudah beredar," ujar dia.

    Saat ini, kepolisian masih menerapkan penjagaan ketat di Markas Komando Brimob.

    Sejak pukul 00.10 WIB, Rabu 9 Mei 2018, petugas sudah memasang kawat berduri di sekitar gerbang usai Kerusuhan di Mako Brimob. Petugas juga meminta masyarakat sipil termasuk wartawan untuk menjauh sekitar 100 meter dari lokasi Markas Brimob.

    Sebagai informasi, dalam Mako Brimob, terdapat Rumah Tahanan (Rutan) yang menjadi tempat sementara tahanan dugaan kasus terorisme dan beberapa kasus lain, termasuk kasus yang melibatkan mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.