Resmikan Sekber Gerindra-PKS, Prabowo Cerita Sakit Gigi

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais, dan Wakil Sekretaris Jenderal PKS Abdul Hakim, saat menghadiri peresmian Sekretariat Bersama Posko Pemenangan Pemilihan Presiden, di The Kemuning, Menteng, Jakarta, 27 April 2018. TEMPO/Arkhelaus W.

    Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais, dan Wakil Sekretaris Jenderal PKS Abdul Hakim, saat menghadiri peresmian Sekretariat Bersama Posko Pemenangan Pemilihan Presiden, di The Kemuning, Menteng, Jakarta, 27 April 2018. TEMPO/Arkhelaus W.

    TEMPO.CO, Jakarta - Prabowo Subianto memberikan pidato sambutan tak lebih dari 10 menit saat menghadiri peresmian Sekretariat Bersama Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera untuk Pemenangan Pemilihan Presiden 2019. Pidato singkat itu diberikan ketika Ketua Umum Partai Gerindra ini berada dalam masalah kesehatan dan politik selama sepekan terakhir.

    "Saya ini sedang ada masalah dalam satu minggu ini, gara-gara PKS, gara-gara Taufik. Saya ini sakit gigi, dokter gigi saya sudah wanti-wanti kapan Pak dicabut," kata Prabowo di The Kemuning, Menteng, Jakarta, Jumat 27 April 2018. "Saya minta PKS, Gerindra, PAN, jangan bikin acara tanggal 30. Dokter gue udah marah-marah ini."

    Baca: Resmikan Sekber Gerindra-PKS, Prabowo: Kami Siapkan Alih Generasi

    Alasan itulah yang dibawa mantan Komandan Jenderal Komando Korps Pasukan Khusus ini tidak mau berpidato dengan waktu yang lama. "Jadi saya enggak bisa pidato lama-lama, nomor satu karena masalah gigi, nomor dua banyak sekali wartawan," ujarnya. Namun, ia mengaku antusias dengan gerakan akar rumput partai untuk menyusun sekretariat bersama.

    Ia pun menyinggung cerita soal Jalan Taman Amir Hamzah di kawasan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat yang dinilainya bersejarah. Rumah kakek Prabowo, Margono Djojohadikusumo, tak jauh dari The Kemuning. Tak jauh dari situ, terdapat rumah Abdurrahman Wahid yang berada di Matraman Nomor 8. "Di ujung situ, Presiden Amerika Serikat Obama besar di rumah itu. Jadi, ini jalan rupanya banyak melahirkan presiden-presiden," kata Prabowo.

    Sekretariat Bersama Gerindra-PKS di The Kemuning ini digadang-gadang menjadi ruang dialog untuk merumuskan pemenangan Prabowo dalam Pilpres 2019. Prabowo diusung Partai Gerindra yang sejauh ini mantap berkoalisi dengan PKS. Sekretariat ini juga bakal dijadikan pusat komunikasi antar partai politik untuk menjajaki kemungkinan koalisi.

    Baca: Elektabilitas Prabowo Turun, Fadli Zon: Nanti Lihat Saja

    Prabowo tak tahu-menahu soal rencana generasi muda Partai Gerindra, PAN, dan PKS. Menurut dia, dengan sekretariat bersama ini muncul suasana yang baik menjelang Pemilu 2019. "Saya, walaupun sakit gigi, loyal kepada rakyat, loyal kepada anak muda, saya dateng, saya ucapin terimakasih atas dukungan saudara-saudara. Saya tidak ingin lama-lama pidato," katanya.

    Mohammad Taufik, anggota tim pemenangan Partai Gerindra, menyatakan posko ini akan dibuat untuk melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai menjelang masa pendaftaran calon presiden dan wakilnya. "Berawal dari sini, kami merencanakan kemenangan dan tercapai karena aira kemenangannya ada di sini," ujar Taufik.

    Dalam peresmian yang dihadiri Prabowo tersebut, petinggi Partai Keadilan Sejahtera tak hadir. Wakil Sekretaris Jenderal PKS Abdul Hakim mengatkan ketidakhadiran petinggi PKS lantaran undangan yang mendadak. "Pimpinan ada acara yang sudah terjadwalkan, ini undangannya mendadak kemarin, jadi sebenarnya kami ingin ada waktu yang pas.," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.