PKS akan Terima Jika Gerindra Batal Usung Prabowo

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersepeda bersama Presiden PKS menuju kantor DPP PKS di Jakarta Selatan, 21 April 2018. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersepeda bersama Presiden PKS menuju kantor DPP PKS di Jakarta Selatan, 21 April 2018. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman tidak mempermasalahkan jika Partai Gerindra batal mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada pemilu 2019. "Jika nanti Gerindra punya keputusan lain selain Prabowo, kami terima," kata dia di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Sabtu 21 April 2018.

    Sohibul mengaku tidak banyak mengetahui pembahasan internal Partai Gerindra mengenai kemungkinan ada keputusan lain mengganti Prabowo. Namun baginya, Gerindra sudah mendeklarasikan bahwa tidak ada calon presiden selain Prabowo.

    Baca:
    Prabowo: Sulit Bagi Gerindra Meninggalkan PKS
    PKS: Belum Ada Gerakan untuk Memenangkan ...

    Sohibul menyebutkan PKS hanya harus mencari 13 persen untuk melengkapi 7 persen suara PKS. Salah satunya berkoalisi dengan Partai Gerindra. PKS pun tidak akan meminta-minta nama lain yang akan mendampingi cawapresnya.

    Sohibul mengatakan tugasnya sebagai pemimpin PKS adalah memperjuangkan nama-nama cawapres yang telah diusulkan oleh Majelis Syuro. Majelis Syuro sudah menyerahkan sembilan nama cawapres. “Saya harus memperjuangkan satu nama."

    Baca: Bersepeda ke Kantor PKS, Prabowo: Saya Kira ...

    Prabowo tidak banyak berkomentar soal pencalonan dirinya pada acara itu. Dia hanya menyebut bahwa Partai Gerindra dalam rapat koordinasi nasional 11 April lalu sudah memberikan mandat kepadanya. "Saya sudah dapat perintah dari partai saya."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.