Prabowo: Sulit Bagi Gerindra Meninggalkan PKS

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersepeda bersama Presiden PKS menuju kantor DPP PKS di Jakarta Selatan, 21 April 2018. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersepeda bersama Presiden PKS menuju kantor DPP PKS di Jakarta Selatan, 21 April 2018. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan Partai Keadilan Sejahtera atau PKS memiliki hubungan yang khusus dengan Partai Gerindra. Bagi Prabowo, PKS adalah kawan setia.

    "Saat (kami) susah, PKS tidak mau meninggalkan saya dan Gerindra," ujar Prabowo, di Kantor Dewan Pengurus Pusat Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Ahad 21 April 2018. Karena itu, sulit bagi Partai Gerindra untuk meninggalkan PKS.

    Baca:
    Ulang Tahun, PKS Ajak Prabowo Bersepeda
    Bersepeda ke Kantor PKS, Prabowo: Saya Kira ...

    Dalam peringatan 20 tahun PKS, Prabowo berharap hubungan kedua partai akan terus berlanjut untuk menyelamatkan masa depan Indonesia.

    Prabowo mengakui banyak belajar dari PKS dalam membangun Partai Gerindra. "Saya ceritakan sedikit rahasia, saat saya memimpin Gerindra saya banyak menyontek sistem PKS, seperti sistem pengkaderannya." Bagi Prabowo, tak banyak partai yang memiliki anggota militan dan disiplin yang tinggi seperti PKS.

    Baca: Perayaan 20 Tahun PKS, Sohibul Iman Jemput ...

    Presiden PKS, Sohibul Iman menyebutkan ungkapan kawan setia itu akan lebih penting jika bisa dibuktikan dalam kerja sama antara PKS dan Gerindra. "Yang lebih penting adalah kami buktikan dalam kerja sama dan bersama-sama meberikan kontribusi."

    Dalam peringatan ulang tahun PKS hari ini Sohibul dan Prabowo bersepeda bareng. Sohibul menjemput Prabowo di Kantor Dewan Pengurus Pusat Partai Gerindra di Jalan Harsono, Ragunan Pasar Minggu Jakarta Selatan untuk bersepeda menuju DPP PKS di Jalan TB Simatupang.

    Sohibul mengatakan ajakan bersepeda ini untuk menguji Prabowo yang biasanya olah raga berkuda. "Karena biasa berkuda, kami uji naik sepeda," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?