Selendang Putih Tetap Lobi Gerindra untuk Dukung Gatot Nurmantyo

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Spanduk dukungan Gatot Nurmantyo maju jadi capres muncul di JPO Stasiun Gambir, Jakarta, 2 April 2018. TEMPO/Subekti.

    Spanduk dukungan Gatot Nurmantyo maju jadi capres muncul di JPO Stasiun Gambir, Jakarta, 2 April 2018. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Relawan Selendang Putih Nusantara bakal tetap melobi Partai Gerindra untuk mendukung Gatot Nurmantyo menjadi calon presiden dalam pemilihan umum 2019. Kendati Ketua Umum Gerindra telah menyatakan siap kembali berlaga dalam pemilihan presiden atau pilpres 2019.

    Penasihat Selendang Putih, Reza Pahlevi, meyakini politik bersifat cair sehingga segala sesuatu masih mungkin berubah. "Sepanjang belum didaftarkan, kami masih melihat itu peluang dan itu harus kami lakukan dengan maksimal," katanya selepas pertemuan dengan Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera di kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Kamis, 12 April 2018.

    Baca juga: Yusril Tampung Usulan Relawan Gatot Nurmantyo Jadi Capres 2019

    Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan partainya resmi mengusung Prabowo sebagai capres. Sikap tersebut diambil setelah kader mendengar pidato Prabowo dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Partai Gerindra. Dalam pidato itu, Prabowo mengatakan menerima mandat menjadi capres dan segera bergerak membangun koalisi.

    Setelah pidato pembukaan sekaligus penerimaan mandat, kata Muzani, Prabowo memerintahkan semua kader turun untuk pemenangan pemilu. Sebanyak 34 Ketua Dewan Pimpinan Daerah Provinsi Partai Gerindra, 529 Ketua Dewan Pimpinan Cabang Kabupaten, dan 2.785 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten/kota hadir dalam rapat.

    Muzani mengatakan semua pengurus daerah secara bergantian menyampaikan keinginannya agar Prabowo maju sebagai calon presiden. Karena itu, atas dasar aspirasi tersebut, partai berlogo kepala burung garuda itu pun secara resmi mencalonkan Prabowo.

    Reza mengatakan Gatot Nurmantyo memang belum mendeklarasikan secara resmi pencapresannya. Dia mengatakan deklarasi itu hanya tinggal perkara waktu. Sebab, mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia itu memang baru saja pensiun pada 1 April lalu dan masih berlibur bersama keluarganya.

    Saat ini, Selendang Putih, menurut dia, terus berkunjung melobi partai-partai demi menggolkan Gatot sebagai capres. Partai yang telah dikunjungi antara lain Partai Bulan Bintang (PBB) dan PKS. Selanjutnya, mereka telah menyurati beberapa partai lain, seperti Partai Amanat Nasional, Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Gerindra. "Jadi semua kami surati," ujar Reza.

    Baca juga: Selendang Putih Mundur jika Gatot Nurmantyo Cawapres Jokowi

    Kemarin, PBB memutuskan membangun poros ketiga untuk menggolkan calon yang bakal diajukan partai, yaitu Gatot dan sang ketua umum, Yusril Ihza Mahendra.

    "Kami akan besarkan Pak Yusril dan Pak Gatot Nurmantyo. Itu sikap kami," kata Ketua Bidang Komunikasi dan Opini Publik PBB Alexander David Pranata Boer kepada Tempo, kemarin.

    David mengatakan sikap itu sudah menjadi keputusan partai. Dia menuturkan, sang ketua partai, Yusril, memastikan tidak bakal berada di kubu Prabowo sekali pun diajak untuk menjadi calon wakil presiden.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.