Ramai Rumor Utang RI Bertumpuk, Ini Rinciannya Menurut Jokowi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berbicara di depan ribuan warga yang telah mendapatkan sertifikat tanah di Sukabumi, Jawa Barat, 7 April 2018. Jokowi membagikan sebanyak 3.063 sertifikat yang berasal dari 5 Kota dan Kabupaten di Jawa Barat yaitu Kota dan Kabupaten Sukabumi, Kantor pertanahan Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, dan Purwakarta.  ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden Joko Widodo berbicara di depan ribuan warga yang telah mendapatkan sertifikat tanah di Sukabumi, Jawa Barat, 7 April 2018. Jokowi membagikan sebanyak 3.063 sertifikat yang berasal dari 5 Kota dan Kabupaten di Jawa Barat yaitu Kota dan Kabupaten Sukabumi, Kantor pertanahan Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, dan Purwakarta. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Jokowi menilai ada provokasi dalam rumor yang merebak mengenai jumlah utang RI. Jokowi mencatat, beberapa pihak menuliskan utang Indonesia kini mencapai Rp 4.000 triliun tanpa rincian yang memadai dan menciptakan kesan pemerintahannya gemar berutang kepada asing. 

    Menurut Jokowi, Indonesia telah memiliki utang Rp 2.700 triliun saat dia dilantik. Bunga utang itu Rp 250 triliun per tahun. Sehingga, dalam empat tahun, bunga utang bertambah Rp 1.000 triliun. “Mengerti enggak ini? Supaya mengerti, jangan dipikir saya utang sebesar itu," kata Jokowi saat berpidato dalam acara Konvensi Nasional Galang Kemajuan Tahun 2018, di Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 7 April 2018, seperti tertulis dalam rilis Biro Pers Sekretaris Presiden. 

    Baca: 
    Jokowi Tanggapi Berbagai Tudingan, Dari PKI Hingga Utang Negara
    Tembus Rp 4.000 T, Faisal Basri Ingatkan Bahaya Utang Pemerintah...

    Presiden menyayangkan sejumlah pandangan negatif yang dituduhkan kepadanya belakangan ini, mulai hal yang sifatnya pribadi hingga program pemerintah di bawah kepemimpinannya. 

    Jokowi menyatakan semua tudingan itu sama sekali tak berdasar. Menurut Presiden, banyak yang ingin melemahkan RI dengan cara-cara yang tidak beradab. "Ngomongin isu antek asing, tuding-tuding ke saya. Jokowi itu antek asing."

    Baca juga:
    Utang Luar Negeri Naik Jadi USD 357,5 M, BI Sebut...

    Meski begitu, Jokowi mengaku tak ambil pusing dengan aneka tudingan kepadanya. Menurut dia, masyarakat saat ini sudah semakin dewasa memilih kabar. "Sekarang ini masyarakat juga makin matang, makin dewasa.” Masyarakat semakin mengerti soal isu, fitnah, hoax, dan kabar bohong. “Sudah mengerti semuanya."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.