Rabu, 17 Oktober 2018

Anies Baswedan Enggan Menanggapi Deklarasi Capres oleh FMY

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Yogya mendekalarikan Anies Baswedan sebagai capres 2019 di Titik Nol Kilometer. TEMPO/PRIBADI WICAKSONO

    Masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Yogya mendekalarikan Anies Baswedan sebagai capres 2019 di Titik Nol Kilometer. TEMPO/PRIBADI WICAKSONO

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan irit bicara menanggapi pendeklarasian dirinya sebagai calon presiden 2019 oleh Forum Masyarakat Yogyakarta (FMY). Anies mengatakan sedang mengurus Ibu Kota. "Saya lagi ngurusin Jakarta sekarang," kata Anies di Rumah Sakit PGI Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 7 April 2018.

    Deklarasi Anies sebagai capres oleh FMY berlangsung pada Jumat, 6 April 2018, di Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Koordinator FMY, Dwi Kuswantoro, menuturkan deklarasi diikuti para pemuda dari berbagai elemen. Mereka mengaku menanggalkan sementara identitas organisasinya demi menyuarakan sikap dukungan untuk Anies.

    Baca: Anies Baswedan Jadi Capres, Efek Galaunya Lawan Jokowi

    Nama Anies juga banyak disebut sebagai kandidat potensial calon presiden atau wakil presiden. Hasil sigi sejumlah lembaga survei menyebut Anies sebagai salah satu capres alternatif selain Joko Widodo dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Survei IndoBarometer pada Desember 2017 mencatat Anies memperoleh 12,1 persen dukungan jika head-to-head dengan Jokowi, yang mendapat 49,9 persen dukungan.

    Survei Median pada Februari lalu juga mencatat, jika pemilihan presiden digelar hari itu juga, elektabilitas Anies naik 0,1 persen menjadi 4,5 persen. Sedangkan elektabilitas Jokowi dan Prabowo tercatat menurun masing-masing 1,2 persen dan 2 persen.

    Simak: Alasan FMY Mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres 2019

    Anies juga dinilai potensial sebagai calon wakil presiden. Sigi Poltracking pada 27 Januari-3 Februari 2018 mencatat nama Anies masuk sebagai kandidat kuat cawapres Jokowi, selain Jusuf Kalla. Anies berada di posisi kedua dengan perolehan dukungan 12,1 persen, di bawah Agus Harimurti Yudhoyono yang menghimpun 12,4 persen dukungan.

    Anies pun irit menanggapi perihal hasil survei ini. Dia juga tak menanggapi ihwal kemungkinan lunturnya dukungan politik terhadapnya di pilpres 2024 jika tak maju pilpres 2019. "Emangnya 2024 saya mau maju? Sekarang kami ngurusin Jakarta dulu, gitu," kata Anies diselingi tawa.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khasoggi dan 4 Jurnalis yang Tewas karena Kasus Korupsi

    Jamal Khasoggi dan sejumlah wartawan tewas di Eropa ketika melakukan investigasi kasus korupsi. Ada yang diperkosa, dibom, dan bahkan dimutilasi.