Salah Kostum, Jokowi: Sekali-kali Tampil Ganteng Tidak Apa

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberi sambutan dalam acara Dharma Santi Nasional di Markas Besar Tentara Nasional Indonesia, Cilangkap, Jakarta, 7 April 2018. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberi sambutan dalam acara Dharma Santi Nasional di Markas Besar Tentara Nasional Indonesia, Cilangkap, Jakarta, 7 April 2018. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan permintaan maaf karena salah kostum saat menghadiri Konvensi Nasional Galang Kemajuan (GK) Center di Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 7 April 2018.

    "Mohon maaf saya salah kostum," kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan di Konvensi GK Center.

    Ketika Jokowi mengatakan maaf, sejumlah relawan menanggapi tidak masalah kalau Presiden salah kostum.

    Baca juga: Jokowi: Indonesia Akan Berdiri Kokoh Berwindu-windu Lamanya

    "Saya hanya berpikir ada yang mbatin. Kok enggak biasa, biasanya pakai putih, ini kok sekarang pakai jas, dasi, ini ada apa," kata Jokowi.

    Jokowi menjelaskan alasannya memakai jas lengkap. Dia sejak pagi menghadiri sejumlah kegiatan kepresidenan.

    "Tadi saya ke luar rumah setengah tujuh, ada acara di Bidakara, Nyepi di Cilangkap. Lalu menuju ke sini," kata Presiden.

    Menurut Jokowi, sesekali dia mau tampil beda dari biasanya dan menyebut dirinya ganteng.

    "Sekali-kali tampil ganteng tidak apa. Tadi banyak ibu-ibu yang bilang ke saya. Bapak kok ganteng, ya? Biasanya wajah ndeso," kata Jokowi.

    Baca juga: Usul Budayawan kepada Presiden Jokowi

    Presiden Jokowi menghadiri Konvensi Nasional GK Center. Dia tiba sekitar pukul 11.20 WIB dengan setelan lengkap jas berwarna biru, kemeja putih, dan dasi merah.

    Konvensi Nasional GK Center dihadiri sekitar 2.000 relawan yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Semua relawan menggunakan pakaian putih.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.