Deklarasi Prabowo Subianto Sebagai Capres 11 April

Reporter:
Editor:

Widiarsi Agustina

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama Presiden PKS Sohibul Iman dan Sekjen PAN Eddy Suparno setelah pertemuan di rumahnya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 1 Maret 2018. Tempo/Arkhelaus W.

    Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama Presiden PKS Sohibul Iman dan Sekjen PAN Eddy Suparno setelah pertemuan di rumahnya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 1 Maret 2018. Tempo/Arkhelaus W.

    TEMPO.CO, Jakarta -Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani memastikan akan mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden pada 11 April 2018 mendatang. Ada pun siapa wakilnya, Gerindra masih mengodok sejumlah nama. “Pak Prabowo meminta kesabaran semua pihak dalam hal ini," kata Muzani usai rapat di kediaman Prabowo, Senin 26 Maret 2018 malam.

    Menurut Muzani, pengodokan calon wakil presiden pendamping Prabowo dilakukan terkait patner koalisi. Saat ini, Gerindra memiliki 73 kursi di parlemen. Jumlah ini masih kurang untuk mengusung Prabowo, sehingga Gerindra masih butuh koalisi dengan partai lain untuk melengkapi syarat pencalonan 20 persen sesuai ketentuan Undang-Undang.

    BACA:Survei: Publik Masih Gamang Ajukan Prabowo Sebagai Capres

    Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Djoko Santoso mengatakan, Gerindra menyerahkan keputusan soal calon wakil presiden ke Prabowo. Dia mengakui, sudah ada beberapa orang yang melamar sebagai Cawapres Prabowo. Meski begitu, belum ada yang mengerucut ke sejumlah nama. Ia menegaskan, idealnya bukan dari kalangan militer. "Tapi sipil," ucap dia.

    Senin 26 Maret 2018 malam para petingga Gerindra memang berkumpul di kediaman Prabowo. Salah satu agendanya adalah syukuran atas terpilihnya Sekjen Gerindra Ahmad Muzani menjadi Wakil Ketua MPR dan Edi Prabowo menjadi Ketua Fraksi.

    Sejumlah tokoh hadir dalam perayaan di rumah Prabowo Diantaranya terlihat Gubernur DKI Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Desmond Mahesa dan Rahmawati Soekarno Putri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.