Kepada Jokowi, Hary Tanoe Cerita Kenapa Terjun ke Politik

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo saat membuka Rapimnas Partai Persatuan Indonesia (Perindo) II di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, 21 Maret 2018. Rapimnas Perindo II akan dilangsung selama dua hari. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo saat membuka Rapimnas Partai Persatuan Indonesia (Perindo) II di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, 21 Maret 2018. Rapimnas Perindo II akan dilangsung selama dua hari. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Indonesua Hary Tanoesoedibjo menceritakan kepada Presiden Jokowi pengalamannya ditanyai ihwal alasannya terjun ke dunia politik.

    "Saya pernah ditanya, Pak Presiden, untuk apa repot-repot terjun ke politik keliling daerah dan tidak bagi-bagi uang saja, selesai," kata Hary dalam pidato politiknya saat pembukaan Rapat Pimpinan Nasional Partai Perindo di Jakarta Convention Center, Rabu, 21 Maret 2018.

    Hary pun menjawab pertanyaan itu dengan sebuah perumpamaan. Kata dia, ibarat dia punya uang Rp 1 triliun dan dibagikan kepada seluruh masyarakat Indonesia, masing-masing orang pasti hanya mengantongi sedikit saja.

    "Lalu nanti uang itu habis. Ini tidak akan pernah ada ujungnya," kata dia. Bos MNC Group itu pun menuturkan harapannya agar masyarakat bisa berdiri sendiri dan bisa memenuhi kebutuhannya, bahkan kalau bisa membuka lapangan kerja baru. "Apalagi kita mendapatkan bonus demografi."

    Hary menegaskan kehadiran partainya tiga tahun belakangan bukan hanya untuk meramaikan blantika politik nasional. "Kalau hanya seperti itu kami tidak akan melengkapi partai pengurus sampai ranting dan kelurahan," kata dia.

    Secara khusus, Hary mengatakan Perindo hadir untuk masyarakat dengan kemampuan ekonomi lemah. Ke depannya, partai yang ia pimpin itu bertujuan membangun menciptakan lapangan kerja dan memperkuat kehidupan masyarakat.

    "Untuk menjadikan mereka masyarakat yang produktif dan bisa membangun bangsa bersama-sama," kata dia. "Sehingga, kita bisa mewujudkan bangsa dan rakyat indonesia yang adil dan makmur."

    Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menggelar Rapat Pimpinan Nasional. Hary Tanoesoedibjo mengatakan gelaran ini adalah dalam rangka mengonsolidasikan seluruh kader Perindo yang berada di seluruh nusantara menjelang Pemilu 2019.

    "Rapimnas ini dihadiri oleh seluruh pengurus Perindo di 514 Kabupaten Kota, termasuk Dewan Pimpinan Pusat," ujar dia.

    Adapun hal-hal yang akan dibahas dalam acara ini, kata Hary, antara lain terkait Pemilu mendatang, mulai dari strategi, hingga pencalegan. "Agar Partai Perindo mampu merekrut caleg-caleg (calon legislatif) yang mumpuni," kata dia.

    Dalam kegiatan ini, Hary mengatakan partainya juga bakal melantik badan pemenangan pemilu yang dinamakannya Top9.

    Ketua Panitia Pelaksana Rapimnas Perindo Syafril Nasution menuturkan pergelaran itu dihelat pada masa yang menentukan, yakni mendekati pendaftaran Calon Presiden Agustus mendatang.

    "kita wajib membulatkan arah untuk memenangkan Pemilu serentak 2019 nanti," kata dia. Syafril melaporkan selain dihadiri oleh pengurus tingkat kota/kabupaten dan pengurus pusat Perindo, Rapimnas yang digelar untuk kedua kalinya ini juga menghadirkan organisasi sayap dan organisasi kepemudaan Perindo. "Total pesertanya 1.772 orang," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.