PDIP Bahas Cawapres Jokowi Usai Pilkada Serentak

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga (kanan) bertemu Sekjen PDIP Hasto dikantor DPP Partai Golkar, Jakarta, 20 Maret 2018. Dalam pertemuan tertutup itu juga membahas konsolidasi politik kedua partai untuk memenangkan daerah-daerah yang didukung keduanya pada Pilkada 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah

    Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga (kanan) bertemu Sekjen PDIP Hasto dikantor DPP Partai Golkar, Jakarta, 20 Maret 2018. Dalam pertemuan tertutup itu juga membahas konsolidasi politik kedua partai untuk memenangkan daerah-daerah yang didukung keduanya pada Pilkada 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya akan membahas calon wakil presiden untuk Joko Widodo seusai pemilihan kepala daerah serentak 2018.

    "Itu merupakan momentum yang terbaik untuk Jokowi, JK (Jusuf Kalla), sebagai satu kesatuan pemimpin nasional, bersama para ketum partai untuk membicarakan hal yang terbaik," ujar Hasto saat bertemu dengan pimpinan Partai Golkar, di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa, 20 Maret 2018.

    Baca: Gus Solah Sebut Cawapres Jokowi Harus Tokoh Islam

    Saat ini, kata Hasto, para ketua umum partai dan jajarannya sedang berfokus menghadapi pilkada serentak di 171 daerah. "Konsentrasi kami kali ini adalah bagaimana pilkada dapat dijalankan sebagai bagian dari kegembiraan politik," ujarnya. Karena itu, urusan cawapres akan dibahas setelahnya.

    Dalam pemilihan presiden 2019, PDIP resmi mengusung kembali Joko Widodo. Partai Golkar menjadi salah satu pendukung pencalonan Jokowi, bersama dengan Partai NasDem, Partai Hanura, dan Partai Persatuan Pembangunan. Persoalan siapa yang menjadi calon wakil presiden untuk Jokowi pun masih terus digodok.

    Baca: 3 Faktor Ini Bakal Jadi Penentu Siapa Cawapres Jokowi di 2019

    Hasto menegaskan figur cawapres Jokowi adalah yang bisa diterima masyarakat. "Siapa pun yang menjadi cawapres adalah sosok yang merupakan kesatupaduan antara Pak Jokowi sebagai capres, sebagai aktor utama yang kami usung," katanya.

    Jokowi kemungkinan kembali akan duel menghadapi Prabowo Subianto dalam pilpres 2019. Prabowo diusung Partai Gerindra, yang akan berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera. Meski begitu, Prabowo belum mendeklarasikan pencalonannya sebagai presiden.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.