Rabu, 19 Desember 2018

Ketua KPK Teken 1 Sprindik Tersangka Calon Kepala Daerah

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPK Agus Rahardjo menjelaskan hasil OTT di gedung KPK, Jakarta, 5 Januari 2018. Empat tersangka yang ditahan antara lain Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Kalsel Abdul Latif, Ketua Kadin HST Fauzan Rifani, Direktur PT Sugriwa Agung Abdul Basit dan Dirut PT Menara Agung Donny Witono. ANTARA

    Ketua KPK Agus Rahardjo menjelaskan hasil OTT di gedung KPK, Jakarta, 5 Januari 2018. Empat tersangka yang ditahan antara lain Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Kalsel Abdul Latif, Ketua Kadin HST Fauzan Rifani, Direktur PT Sugriwa Agung Abdul Basit dan Dirut PT Menara Agung Donny Witono. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengatakan belum diumumkannya beberapa calon kepala daerah yang terlibat kasus korupsi saat ini, dikarenakan surat perintah penyidikan masih dalam proses. “Ini baru satu yang saya tanda tangani,” ucap dia di Kementerian Keuangan, Rabu, 14 Maret 2018.

    Senin lalu, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto meminta KPK menunda pengumuman tersangka calon kepala daerah peserta pemilihan kepala daerah serentak 2018. Namun, Agus justru menyatakan dalam pekan ini akan mengumumkan calon kepala daerah yang menjadi tersangka korupsi.

    Baca juga: Alasan KPK Tolak Permintaan Wiranto: Ingin Pilkada Berjalan Baik

    Nama-nama calon kepala daerah yang terjaring KPK itu, masih dirahasiakan Agus. Menurutnya, dia akan mengumumkan ketika semua spindik sudah ia tanda tangani.

    Agus mengatakan ingin mengumumkan nama-nama tersebut, agar masyarakat tahu siapa saja orang yang diduga korup dan mencalonkan sebagai kepala daerah.

    Alasan Agus menolak permintaan Wiranto untuk menunda mengumumkan nama para koruptor itu, ialah dia ingin Pilkada berjalan dengan baik.

    “Oleh karena itu salah satu ide kita pingin mengumumkan peserta pilkada itu kan supaya Rakyat kemudian tahu,” ucap Ketua KPK tersebut.


  • KPK
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.