Abu Vulkanik Gunung Sinabung Mencapai Kota Lhokseumawe, Aceh

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara motor mengenakan masker saat melintasi jalanan yang tertutup abu vulkanik akibat letusan Gunung Sinabung di Gurukinayan, Sumatera Utara, 19 Februari 2018. Erupsi Gunung Sinabung dengan tinggi kolom 5.000 meter menyebabkan sejumlah desa tertutup debu vulkanik. AP Phot/Endro Rusharyanto

    Pengendara motor mengenakan masker saat melintasi jalanan yang tertutup abu vulkanik akibat letusan Gunung Sinabung di Gurukinayan, Sumatera Utara, 19 Februari 2018. Erupsi Gunung Sinabung dengan tinggi kolom 5.000 meter menyebabkan sejumlah desa tertutup debu vulkanik. AP Phot/Endro Rusharyanto

    TEMPO.CO, Lhokseumawe - Abu vulkanik dari aktivitas Gunung Sinabung, Kabupaten Tanah karo, Provinsi Sumatera Utara terbang hingga mencapai Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh.

    Abu vulkanis tersebut mulai terasa turun di Kota Lhokseumawe dan sekitarnya, pada Senin, 19 Februari 2018 malam, pukul 19.00 WIB, ditandai dengan debu menempel pada benda-benda yang berada di luar rumah, seperti kendaraan dan lain sebagainya.

    Ridha, 24 tahun, salah seorang warga Lhokseumawe mengatakan, dirinya mengetahui turunnya abu vulkanis akibat erupsi Gunung Sinabung tersebut, sekitar pukul 19.00 WIB, saat melihat kendaraan dia berdebu dan terlihat kasar.

    Baca juga: 9 Mobil Pemadam Kebakaran Bersihkan Debu Gunung Sinabung

    "Saat diperhatikan, ternyata abunya berbeda dengan debu lain pada umumnya. Saat diraba terasa lebih kasar daripada debu lain pada umumnya. Lalu mencoba melihat dengan senter, ternyata debunya jatuh dari langit," ujar Ridha.

    Salah seorang warga Lhokseumawe lainnya, Zul Ajo menambahkan bahwa dirinya tidak tahu sama sekali abu Vulkanik hasil erupsi Gunung Sinabung sampai ke Lhokseumawe.

    Dirinya mengaku tahu, saat orang ramai membicarakan bahwa abu Gunung Sinabung mulai berembus di Lhokseumawe.

    "Saat membawa sepeda motor tadi, mata saya terasa sakit karena masuk debu dan saya rasa debu yang bertiup di jalan berbeda dengan debu jalan pada umumnya. Pada saat orang ramai membicarakan bahwa debu tersebut hasil letusan Gunung Sinabung, baru saya paham," ujar Zul Ajo.

    Informasi dari Badan, Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Aceh menyebutkan bahwa dampak letusan Gunung Sinabung sudah sampai ke Aceh, bahkan sudah memasuki Aceh Utara.

    Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan letusan Gunung Sinabung kali ini tergolong kuat, ujar Zakaria dari BMKG Aceh.

    Baca juga: Gunung Sinabung Meletus, Desa Payung Gelap dan 20 KK Dievakuasi

    Menurutnya, abu vulkanik Gunung Sinabung sampai ke Aceh Utara, Lhokseumawe dan sekitarnya dimungkinkan karena arah angin pada ketinggian 5.000 meter, dari tenggara dengan kecepatan 5-30 km/jam.

    Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah dan memakai masker bila berada di luar rumah, untuk menghindari debu masuk ke hidung dan mata.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.