Nomor Urut Parpol, Airlangga Hartarto dan Grace Natalie Pasrah

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat mengumumkan kepengurusan baru Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, 22 Januari 2018. Airlangga menjadikan Ketua Umum Partai Golkar menggantikan posisi Setya Novanto yang menjadi tersangka kasus korupsi e-KTP. TEMPO/Subekti.

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat mengumumkan kepengurusan baru Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, 22 Januari 2018. Airlangga menjadikan Ketua Umum Partai Golkar menggantikan posisi Setya Novanto yang menjadi tersangka kasus korupsi e-KTP. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie pasrah berapapun nomor yang didapat saat Komisi Pemilihan Umum mengambil undian nomor urut partai peserta Pemilihan Umum 2019.

    "Nomor berapapun sama saja. Namanya juga undian" ujar Airlangga di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Ahad, 18 Februari 2018.

    Baca juga: KPU Undi Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019 Malam Ini

    Senada dengan Airlangga, Grace juga mengaku tidak berharap nomor tertentu. "Semua nomor ok," kata Grace.

    Keduanya belum mau memberitahukan pada media soal persiapan partainya dalam Pemilu 2019.

    Sebelumnya, KPU telah menetapkan 14 partai politik peserta Pemilu 2019 pada 17 Februari 2018. Partai tersebut meliputi Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai NasDem, Partai Hati Nurani Indonesia (Hanura), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Berkarya, Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

    Sedangkan KPU menyatakan Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Persatuan dan Keadilan Indonesia (PKPI) tak memenuhi syarat. Hal itu kata Ketua KPU Arief Budiman karena kepengurusan PBB di Provinsi Papua Barat tidak memenuhi syarat, dan kepengurusan PKPI di Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah tidak memenuhi syarat.

    Arief mengatakan, pengundian nomor urut tetap dilaksanakan sesuai jadwal walaupun masih ada partai yang mengajukan sengketa. “Tahapan itu sudah disusun. Setelah penetapan itu pengundian nomor urut, maka kita harus lakukan itu,” kata Arief.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.