Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

LBH APIK: Sistem Hukum di Indonesia Masih Tak Adil pada Perempuan

image-gnews
Ilustrasi kekerasan. radiocacula.com
Ilustrasi kekerasan. radiocacula.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta – Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) melaporkan hasil catatan akhir tahun 2017. Berdasarkan kesimpulan laporan tersebut, Direktur LBH APIK Veni Siregar mengatakan, sistem hukum di Indonesia masih tidak adil terhadap perempuan.

“Jika dilihat dari struktur hukum, aparat penegak hukum belum seluruhnya memiliki perspektif korban perempuan,” kata Veni di Gedung Harian Nasional 45, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Februari 2018.

Baca: Beberapa Profesi Masih Rawan Kekerasan bagi Perempuan

Veni mengatakan, dari sejumlah kasus yang ditangani, LBH APIK sering kali menemukan berbagai kendala hukum, terutama di pengadilan terkait kekerasan terhadap perempuan. Ia menurutkan, putusan dari pengadian seringkali tidak mempertimbangkan kepentingan korban. "Korban kekerasan mengalami reviktimisasi, dikriminalkan atau dianggap bertanggung jawab atas kekerasan yang dialaminya," ujarnya.

Selain kendala dari sistem hukum, kendala dari keluarga korban kerap terjadi. Menurut Veni, budaya di masyarakat masih lemah untuk memberikan dukungan terhadap perempuan korban kekerasan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Baca: Yohana: Perlindungan Perempuan di Indonesia Diapresiasi OKI

Koordinator Pelayanan Hukum LBH APIK, Ulil Pangaribuan mengatakan, dari 648 kasus yang didampingi oleh LBH APIK, hanya 26 kasus pidana yang diputus pengadilan. Diantaranya 11 kasus kekerasan seksual, 3 kasus kekerasan dan 6 kasus perceraian.

Ulil mengatakan, penyelesaian hukum kasus kekerasan terhadap perempuan masih memakan waktu yang lama, selama jaminan keamanan untuk korban masih terabaikan. “Untuk itu, kami mendorong proses perasilan yang cepat, murah, dan dapat menghadirkan pemulihan selama dan pasca peradilan,” kata Ulil.

Ulil mengatakan, LBH APIK mendorong lahirnya Sistem Peradilan Pidana Terpadu Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan (SPPT-PKKTP) di wilayah Jakarta. Menurut Ulil, SPPT PKKTP dapat menunjukan proses keterkaitan antar instansi yang berwenang dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan. Sistem tersebut, kata Ulil, juga dapat memastikan akses pelayanan yang mudah dan terjangkau terhadap perempuan korban kekerasan.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Budi Arie Klarifikasi Pernyataan Perempuan Lebih Kejam dari Laki-laki

5 hari lalu

Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, saat ditemui di agenda Google AI menuju Indonesia Emas 2045 di Jakarta, Senin, 3 Juni 2024. TEMPO/Alif Ilham Fajriadi
Budi Arie Klarifikasi Pernyataan Perempuan Lebih Kejam dari Laki-laki

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mengklaim tak menghina perempuan.


FSBPI: UU KIA Berpotensi Singkirkan Tenaga Kerja Perempuan Secara Sistematis

11 hari lalu

Sejumlah Pekerja Rumah Tangga (PRT) dan aktivis bersorak-sorai gembira usai RUU PPRT disahkan menjadi usul inisiatif DPR RI dalam Rapat Paripurna ke-19 masa persidangan IV tahun 2022-2023 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Maret 2023. Pengesahan RUU PPRT jadi usul inisiatif DPR ini turut dihadiri oleh sejumlah kelompok masyarakat sipil. Di antaranya Jaringan Advokasi Nasional untuk Pekerja Rumah Tangga (JALA PRT) dan Perempuan Mahardhika. TEMPO/M Taufan Rengganis
FSBPI: UU KIA Berpotensi Singkirkan Tenaga Kerja Perempuan Secara Sistematis

Undang Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (UU KIA) berpeluang menyingkirkan tenaga kerja perempuan yang sudah menikah


Retno Marsudi Luruskan Ucapan Prabowo tentang Pengiriman Pasukan Perdamaian PBB ke Gaza

13 hari lalu

Ratusan umat muslim saat ambil bagian dalam protes untuk memperingati 76 tahun Nakba,
Retno Marsudi Luruskan Ucapan Prabowo tentang Pengiriman Pasukan Perdamaian PBB ke Gaza

Menlu Retno mengatakan Indonesia merupakan salah satu kontributor terbesar untuk pasukan perdamaian PBB.


Sah! Claudia Sheinbaum Jadi Presiden Perempuan Pertama Meksiko

13 hari lalu

Claudia Sheinbaum. REUTERS/Raquel Cunha
Sah! Claudia Sheinbaum Jadi Presiden Perempuan Pertama Meksiko

Claudia Sheinbaum memenangkan pemilu Meksiko dan mencatatkan diri sebagai presiden perempuan pertama negara itu.


Claudia Sheinbaum Akan Menjadi Presiden Perempuan Pertama Meksiko

14 hari lalu

Claudia Sheinbaum
Claudia Sheinbaum Akan Menjadi Presiden Perempuan Pertama Meksiko

Claudia Sheinbaum akan menjadi pemimpin perempuan pertama di Meksiko yang meraih kemenangan besar dalam pemilu terbaru.


Pembunuh Berantai Kanada Tewas Diserang di Penjara, Klaim Korbannya 49 Perempuan

15 hari lalu

Pembunuh berantai Robert William Pickton diwawancarai dalam gambar diam tak bertanggal dari video di rumahnya di Port Coquitlam, British Columbia, Kanada. REUTERS/TV Global
Pembunuh Berantai Kanada Tewas Diserang di Penjara, Klaim Korbannya 49 Perempuan

Pembunuh berantai Kanada Robert Pickton- yang membunuh sedikitnya 26 perempuan--tewas dalam serangan di penjara


Memahami Bahaya Hipertensi pada Perempuan yang Sering Diabaikan

31 hari lalu

Ilustrasi anak hipertensi/tekanan darah tinggi. Shutterstock.com
Memahami Bahaya Hipertensi pada Perempuan yang Sering Diabaikan

Penting bagi perempuan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya hipertensi yang diperlukan untuk menjaga kesehatan jantung dan kesejahteraan mereka.


Uni Eropa, UNODC dan ILO Luncurkan PROTECT untuk Lindungi Hak Perempuan Pekerja Migran

33 hari lalu

Uni Eropa (UE) bekerja sama dengan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) dan Kantor PBB Urusan Narkoba dan Kejahatan (UNODC) pada Selasa, 15 Mei 2024, meluncurkan prakarsa baru bertajuk 'PROTECT', untuk memperkuat hak-hak perempuan pekerja migran, anak-anak dan kelompok berisiko di Indonesia. Sumber: dokumen ILO
Uni Eropa, UNODC dan ILO Luncurkan PROTECT untuk Lindungi Hak Perempuan Pekerja Migran

PROTECT ditujukan untuk memperkuat hak-hak perempuan pekerja migran, anak-anak dan kelompok berisiko di Indonesia


PBB Klarifikasi Data Kematian di Gaza: Lebih dari 35.000 Korban Jiwa, Tapi..

33 hari lalu

Petugas bekerja memindahkan jenazah warga Palestina yang tewas selama serangan militer Israel dan dimakamkan di rumah sakit Nasser, di tengah konflik antara Israel dan Hamas, di Khan Younis di Jalur Gaza selatan, 21 April 2024. REUTERS/Ramadan Abed
PBB Klarifikasi Data Kematian di Gaza: Lebih dari 35.000 Korban Jiwa, Tapi..

PBB menegaskan bahwa jumlah korban tewas di Jalur Gaza akibat serangan Israel masih lebih dari 35.000 warga Palestina.


Perempuan Lansia Meninggal di Rumahnya di Jakpus, Ditemukan Tetangga dalam Kondisi Mulai Membusuk

34 hari lalu

Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com
Perempuan Lansia Meninggal di Rumahnya di Jakpus, Ditemukan Tetangga dalam Kondisi Mulai Membusuk

Tetangga mencurigai perempuan berusia 71 tahun itu lama tidak keluar rumah. Jasadnya ditemukan dalam kondisi mulai membusuk.