Suliyono, Penyerang Gereja St Lidwina Pernah Coba Pergi ke Suriah

Suasana pasca-penyerangan Gereja Santa Lidwina, Sleman Yogyakarta. Aparat kepolisian terlihat masih berjaga-jaga di sekitar lokasi. TEMPO/Pribadi Wicaksono

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan aparat penegak hukum masih menelusuri identitas dan jaringan teroris yang terlibat dalam penyerangan Gereja Santa Lidwina (Gereja St Lidwina), Bedog, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dia juga mengatakan hal yang sama dilakukan polisi dalam penelusuran kasus penyerangan terhadap tokoh dan pemimpin agama di Tangerang Selatan dan Jawa Barat.

"Apakah lone wolf atau dalam jaringan baru, itu sedang pendalaman," kata Wiranto, di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin, 12 Februari 2018.

Baca: Penyerangan di Gereja St Lidwina, Ancaman Serius di Tahun Politik

Sejak akhir Januari lalu, sejumlah penyerangan terhadap umat dan pemimpin agama mulai terjadi. Pemimpin Pondok Pesantren Al Hidayah, Cicalengka, Bandung, Kiai Umar Basri, tiba-tiba dianiaya oleh orang tak dikenal. Awal Februari lalu, Komando Brigade Persatuan Islam di Bandung, Ustad Prawoto, tewas dianiaya orang yang kemudian diduga mengalami depresi.

Enam hari berselang, sekelompok orang melakukan persekusi terhadap Biksu Mulyanto Nurhalim dan pengikutnya di Legok, Tangerang. Ahad lalu, Suliyono, mahasiswa berumur 23 tahun, menyerang empat orang dengan katana, termasuk Pastor Edmund Prier, SJ, di Gereja St Lidwina, Bedog.

Kepala Kepolisian Jenderal Tito Karnavian mengatakan Detasemen Khusus Antiteror dan Kepolisian Daerah Yogyakarta tengah mengumpulkan seluruh informasi yang berkaitan dengan penyerangan di Gereja St Lidwina. Dia juga mengklaim kepolisian masih mencari kemungkinan kaitan dua penyerangan tokoh agama di Jawa Barat yang kebetulan dilakukan orang-orang dengan gangguan kejiwaan.

Baca: Gereja Santa Lidwina Diserang, Sultan HB X Sedih dan Mohon Maaf

Khusus Suliyono, Tito memaparkan, kepolisian telah mengantongi identitas pria kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur, yang masih menjalani proses pemulihan karena mendapat tiga tembakan dari polisi itu. Selain itu, menurut dia, Suliyono sempat berada di Poso dan Magelang selama beberapa waktu sebelum penyerangan tersebut. Suliyono juga sempat mencoba melakukan jihad ke Suriah, meski gagal.

Namun Tito belum bisa memastikan Suliyono menjadi bagian dari jaringan Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Santoso yang telah ditembak mati tim Operasi Tinombala atau salah satu partisipan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). “Karena gagal, dia melakukan amaliyah dengan menyerang kelompok yang dinilai kafir. Tanda kutip menurut dia," kata Tito.

Berdasarkan penelusuran Tempo, Suliyono sempat tidur dan berada di pelataran Masjid An Nur, Jambon, Sleman, sehari sebelum penyerangan. Sejumlah warga setempat yang menjalankan ibadah salat di masjid yang hanya berjarak 50 meter dari Gereja Santa Lidwina tersebut juga melihat Suliyono bertemu dengan seseorang yang datang dengan menggunakan sepeda motor. “Dia tiduran santai sambil mendengarkan sesuatu dengan headset. Sampai saya pulang, hampir magrib, dia masih tidur di emperan masjid,” kata penjaga toko sebelah Masjid An Nur, Catur Hartanto, 45 tahun.

Kepala Polda DIY Brigadir Jenderal Ahmad Dofiri mengatakan polisi telah mendatangi dan menggali informasi dari 11 saksi, termasuk warga di sekitar Masjid An Nur. Menurut dia, Suliyono berada di Yogyakarta dalam rangkaian perjalanan menuju kampung halamannya.

Pada saat ini, polisi juga mulai melakukan pemeriksaan terhadap pelaku penyerangan Gereja St Lidwina Suliyono setelah selesai seluruh operasi pengangkatan proyektil. “Sedang kami kebut. Beruntung pelaku bisa ditangkap dalam keadaan hidup, jadi bisa diperiksa,” kata Ahmad. “Ada sejumlah barang bukti juga yang bisa dipelajari lebih lanjut.”

PRIBADI WICAKSONO | TAUFIQ SIDDIQ | AHMAD FAIZ






Sagrada Familia di Barcelona, Atraksi Paling Menarik 2022 Menurut Tripadvisor

20 hari lalu

Sagrada Familia di Barcelona, Atraksi Paling Menarik 2022 Menurut Tripadvisor

Sagrada Familia di Barcelona mulai dibangun pada 1882 tapi belum selesai hingga saat ini.


Pembagian Makanan di Nigeria Berakhir Pilu, 31 Orang Tewas Terinjak-injak

38 hari lalu

Pembagian Makanan di Nigeria Berakhir Pilu, 31 Orang Tewas Terinjak-injak

Pembagian makanan di gereja Nigeria menyebabkan kerusuhan. Ratusan orang menyerbu gereja dan menyebabkan 31 orang tewas.


Turun Langsung saat Gereja Yogya Diteror, Empati Buya Syafii Terus Membekas

39 hari lalu

Turun Langsung saat Gereja Yogya Diteror, Empati Buya Syafii Terus Membekas

Saat gereja di Yogya diteror, Buya Syafii Maarif datang untuk menguatkan para jemaat agar tak takut pada teror dalam bentuk apapun.


Misa Kenaikan Isa Almasih, Momen Umat Datang Kembali ke Gereja

41 hari lalu

Misa Kenaikan Isa Almasih, Momen Umat Datang Kembali ke Gereja

Misa Kenaikan Isa Almasih di Gereja Katedral Jakarta hanya pada pagi saja disiarkan secara online. Agar umat datang kembali ke gereja.


Benci Taiwan, Motif Pelaku Penembakan Massal di Gereja California

50 hari lalu

Benci Taiwan, Motif Pelaku Penembakan Massal di Gereja California

Tersangka penembakan massal di sebuah perjamuan gereja Taiwan-Amerika di California, Amerika Serikat mengaku kesal terhadap Taiwan


Pemprov DKI: 1.379 Gereja Terima Dana Hibah Sejak 2019

54 hari lalu

Pemprov DKI: 1.379 Gereja Terima Dana Hibah Sejak 2019

Dana hibah untuk gereja dari Pemprov DKI itu nantinya dipegang oleh satu koordinator untuk disalurkan


Top 3 Metro: Viral Gereja Dicatut buat Dana Hibah, Mendagri Cari Pengganti Anies

54 hari lalu

Top 3 Metro: Viral Gereja Dicatut buat Dana Hibah, Mendagri Cari Pengganti Anies

Seorang warganet mengunggah soal bantuan dari Pemprov DKI untuk gereja yang viral di media sosial. Banyak gereja belum terima uangnya.


Dugaan Gereja Dicatut untuk Dana Hibah, Pemprov DKI Klaim Keliru

55 hari lalu

Dugaan Gereja Dicatut untuk Dana Hibah, Pemprov DKI Klaim Keliru

Seorang pengguna Facebook menulis banyak gereja yang dicatut namanya namun tidak mendapat kucuran dana hibah dari pemerintah DKI


Hujan dan Angin Kencang di Kota Yogya, Rumah Roboh dan Atap Berterbangan

6 Mei 2022

Hujan dan Angin Kencang di Kota Yogya, Rumah Roboh dan Atap Berterbangan

Warga di pusat Kota Yogyakarta dikejutkan dengan amuk angin kencang di tengah hujan, Kamis sore 5 Mei 2022. Bangunan Gereja termasuk yang terdampak.


Ibadah Sekaligus Berwisata di Masjid Agung Jami' Malang Jawa Timur

17 April 2022

Ibadah Sekaligus Berwisata di Masjid Agung Jami' Malang Jawa Timur

Jemaah salat di Masjid Agung Jami' Malang, Jawa Timur, saat ini mencapai 70 persen dari total kapasitas 300-400 orang di lantai satu.